Update Corona di DI Yogyakarta

Dampak Virus Corona, Pasokan Barang Elektronik di Atlanta Electronics Sempat Terhambat

Pasokan barang elektronik di Atlanta Electronics sempat terhambat akibat penyebaran Virus Corona.

Tayang:
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Suasana Pusat Perbelanjaan Barang Elektronik Toko Atlanta, Kota Yogya. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasokan barang elektronik di Atlanta Electronics sempat terhambat akibat penyebaran Virus Corona.

Keterhambatan pasokan barang, karena pembuatan komponen elektronik mengalami keterlambatan produksi.

Melalui pesan singkat yang disampaikan kepada TRIBUNJOGJA.COM, pada Senin (5/4/2020), Vice Director Atlanta Electronics, kota Yogya, Fransisca, mengatakan terhambatnya masuk barang ke tokonya karena memang komponen untuk barang elektronik produksinya tersendat.

Mengenal Lebih Dekat Direktur Atlanta Elektronik Yogyakarta Fransisca Kurniadi

"Kan, bahan dasar pembuatan alat elektronik kebanyakan produksi di negara China. Ketika China terkena wabah virus ini (covid-19) tentunya sangat berdampak pada pasokan barang eletronik," jelasnya.

Selain itu, barang-barang produksi dari China juga mengalami hal yang sama.

"Untuk barang elektronik produksi China juga banyak yang mengalami keterlambatan," tuturnya.

Walaupun produk elektronik dari China sulit didapat namun permintaan beberapa barang elektronik tetap tinggi.

"Ya, kan masih banyak merk lain yang tidak kalah bagus. Konsumen masih banyak pilihan," jelasnya.

Kabar Terbaru dr Tirta, Keluar RS Nyanyikan Lagu Karangan Sendiri & Siap Kembali Lawan Virus Corona

Sementara ini, permintaan barang elektronik paling banyak yaitu pembersih udara (Air Purifier).

"Permintaan paling banyak pembersih udara karena dapat menghilangkan virus dan bakteri di ruangan. Selain itu, barang elektronik seperti lemari pendingin dan mesin cuci juga mengalami kenaikan," terangnya.

Saat ini, pasokan barang elektronik sudah stabil seperti semula.

"Ya, untuk saat ini pasokan barang elektronik sudah memadai dan cukup untuk memenuhi permintaan konsumen," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved