Breaking News:

Jawa

Bupati Klaten Imbau Warga Hindari Hoax Terkait Virus Corona

Pemerintah Kabupaten Klaten minta masyarakat lebih hati-hati menyikapi kabar yang beredar di media sosial.

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkab Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani saat memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Klaten di Pendopo Agung Setda Klaten, Kamis, (2/4/2020) menyikapi beberapa kabar medsos yang sempat meresahkan warga beberapa hari terakhir. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten minta masyarakat lebih hati-hati menyikapi kabar  yang beredar di media sosial dan memilih portal resmi pemerintah sebagai rujukan informasi terkait perkembangan data kasus Virus Corona sehingga tidak menimbulkan keresahan.

Hal itu disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani saat memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19  Kabupaten Klaten  di Pendopo Agung Setda Klaten, Kamis, (2/4/2020) menyikapi beberapa kabar medsos yang sempat meresahkan warga beberapa hari terakhir.

Pekan ini sempat tersebar berita di media sosial tentang pasien Virus Corona di sebuah rumah sakit di Klaten melalai grup whatshapp. 

Menyambung kabar yang berselang tentang penyebaran orang dalam pengawasan (ODP) tiap kecamatan di Klaten berasal dari sumber yang tidak jelas.

Warga Klaten Dinyatakan Positif Covid-19

Kabar berantai ini sempat viral dan membuat resah sebagian masyarakat.

“Perlu saya sampaikan bahwa sumber data kasus Covid-19 yang resmi adalah website awasicorona.klatenkab.go.id.  Dinas komunikasi Informatika Klaten, saya tunjuk sebagai pusat data percepatan penangan kasus Covid-19.  Masyarakat harus mengedukasi juga bahwa sumber resmi informasi itu dari pemerintah,” tegas Sri Mulyani didamping Forkompinda Klaten, seluruh anggota Gugas PP dan relawan.

Bupati Klaten menambahkan pasca penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) Rabu (1/4/2020) kemarin pemerintah telah menyiapkan langkah strategis. 

Selain membuat Gugas PP Covid-19 sampai wilayah Rukun Warga (RW), pemerintah juga menambah kapasitas ruang isolasi di rumah sakit rujukan seperti RSD Bagas Waras 24 bangsal dan RSI Klaten masih dalam proses penyelesaian. 

Anggaran penanganan Covid-19 pun ditambah. 

Cara Membuat Masker Kain Sederhana yang Bisa Dilakukan di Rumah

Kalau kemarin tercatat Rp 10 miliar, dari penggeseran anggaran perjalanan dinas, Dana Siap Pakai (DSP) dan Bantuan Tidak Terduga (DTT) dari APBD 2020 kini disiapkan anggaran Rp 34 miliar untuk penanganan Covid-19

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Klaten Amin Mustofa menjelaskan beberapa pekan yang lalu portal resmi penanganan Covid-19 adalah pantaucorona.klatenkab.go.id.

Sebagai bukti keseriusan pemerintah, portal itu diganti nama menjadi awasicorona.klatenkab.go.id.

“Saat ini tim teknis terus berkordinasi antara Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan Klaten terkait data.  Dinas Kominfo sudah menyiapkan rumahnya dan Dinas Kesehatan sebagai produsen dan pengolah data tinggal mengakses portal yang ada. Hak akses akan kami berikan. Nanti data bisa real time sesuai hasil imput admin Dinas Kesehatan. Dan kini masyarakat nantinya tinggal akses di website pemerintah dan tidak share informasi yang tidak jelas,” kata Amin Mustofa. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved