Bisnis
Hotel Dijadikan Tempat Karantina Corona, PHRI DIY Serahkan Ke Masing-masing Manajemen
BPD PHRI DIY menyerahkan kebijakan kepada masing-masing manajemen hotel untuk menjadikan tempat itu sebagai lokasi karantina bagi para tenaga medis da
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BPD PHRI DIY menyerahkan kebijakan kepada masing-masing manajemen hotel untuk menjadikan tempat itu sebagai lokasi karantina bagi para tenaga medis dan non medis untuk penanganan virus Corona di wilayah setempat.
Diketahui, Pemda DIY berencana untuk menjadikan hotel sebagai tempat karantina bagi para tenaga medis dan non medis dalam menghadapi penanggulangan virus Corona.
• PHRI Sleman Mencatat ada Penurunan Kunjungan Hingga 65%
"BPD PHRI tidak bisa secara langsung memberikan rekomendasi, itu menjadi hak dan kewenangan masing-masing manajemen hotel," ucap Ketua BPD PHRI DIY, Deddy Pranowo, Kamis (2/4/2020).
Deddy menjelaskan, dirinya belum mendapat informasi soal adanya hotel yang mengajukan diri untuk menjadi tempat karantina.
Pihaknya sebagai organisasi yang menaungi sejumlah hotel di DIY juga belum melakukan pembicaraan mengenai hal itu.
"Pastinya ada pertimbangan plus dan minusnya soal rencana itu. Makanya kita serahkan ke masing-masing hotel," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wisman-merosot-tajamphri-diy-andalkan-event-tarik-wisatawan-nusantara.jpg)