Daftar Game yang Populer Saat Pandemi Virus Corona, dari Animal Crossing hingga Minecraft

Pandemi virus corona semakin membuat orang menjaga jarak satu sama lain. Hingga kini, warga dunia diminta untuk karantina mandiri di rumah

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
kotaku.com
Ini Dia Game yang Sedang Naik Daun di Saat Pandemi Virus Corona, dari Animal Crossing hingga Minecraft 

Mereka telah mengunggah game yang mereka mainkan di media sosial.

Bahkan Direktur Jenderal WHO, Adhanom Ghebreyesus menyarankan untuk bermain game bersama dengan mendengarkan musik dan membaca buku guna mengatasi kecemasan dari menonton berita tentang COVID-19.

“Saya tidak perlu mengalahkan level atau pemain mana pun. Saya hanya bisa bersantai dan melakukan apa pun yang saya inginkan di pulau itu. Permainan memiliki tingkat stres yang rendah, dan saya merasa santai saat bermain. Saya bisa istirahat dari kenyataan, ” kata salah satu pengguna game.

Ada juga kepuasan bekerja menuju tujuan Anda sendiri karena permainan tidak menekan Anda untuk melakukan apa pun.

Game itu tidak meminta Anda mengumpulkan semua ikan langka atau menemukan tulang dinosaurus. Karena tidak perlu melakukan sosial jarak jauh secara online, pemain juga dapat mengundang orang lain untuk melihat seperti apa pulau mereka dan berinteraksi bersama.

Ini Dia Game yang Sedang Naik Daun di Saat Pandemi Virus Corona, dari Animal Crossing hingga Minecraft
Ini Dia Game yang Sedang Naik Daun di Saat Pandemi Virus Corona, dari Animal Crossing hingga Minecraft (Ninetendo)

Tak heran, harga Nintendo Switch telah melonjak di Korea sejak dirilis, karena lini produksi Nintendo Switch di Cina dipengaruhi oleh wabah virus seiring dengan tingginya permintaan konsol.

Nintendo Switch Korea mengumumkan pada 20 Maret bahwa edisi Nintendo Switch Animal Crossing berikutnya akan dirilis pada bulan April.

Minecraft adalah game lain yang semakin populer. Pemain Minecraft dapat membangun apa saja sesuai keinginan mereka menggunakan blok warna yang berbeda, seperti halnya Lego.

Seperti Animal Crossing, Minecraft adalah tentang menetapkan tujuan pribadi dan berusaha untuk mencapainya selain menciptakan representasi yang meniru kenyataan.

Meskipun rekreasi gedung-gedung terkenal di seluruh dunia seperti Menara Eiffel dan Taj Mahal telah ada sejak lama, para mahasiswa dari universitas yang tutup karena pandemi COVID-19 menciptakan kembali kampus-kampus untuk menyelenggarakan acara kelulusan online menggunakan Minecraft.

“Saya pikir kami akan dengan senang hati membuat ulang kampus hanya demi itu, tetapi yang lain juga tertarik untuk menciptakan kembali kampus, sehingga, dikeluarkan dari kampus (karena coronavirus), kami sekarang dapat lulus di Franklin Field dan berjalan Turust Locust Walk for Hey Day (upacara untuk para senior yang sedang naik daun),”ujar Makarios Chung, seorang mahasiswa tahun kedua di University of Pennsylvania, dikutip dari laman The Korea Herald.

“Bermain Minecraft dengan orang lain adalah cara yang bagus untuk membentuk sebuah komunitas, terutama ketika kita semua terisolasi,” tambah Chung, ketika lebih dari selusin orang berkumpul online untuk membangun kembali kampus.

Sementara itu, orang tua di Jepang mencuit video pada tanggal 14 Maret. Ia mengunggah seorang siswa dari sebuah sekolah dasar di Jepang, termasuk putranya, berkumpul online di auditorium yang dibuat di Minecraft untuk mengadakan upacara kelulusan mereka.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved