Trump Prediksi Paskah Jadi Puncak Jumlah Korban Covid-19 di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tingkat kematian tertinggi korban Covid-19 di AS mungkin akan terjadi saat Paskah.

Editor: Joko Widiyarso
Getty Images/AFP TASOS KATOPODIS
Donald Trump 

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (29/3/2020) mengatakan tingkat kematian tertinggi korban Covid-19 di AS mungkin akan terjadi saat Paskah.

"Paskah seharusnya menjadi puncaknya," kata Trump tentang hari besar umat Kristen yang jatuh pada 12 April tersebut.

"Pemodelan memperkirakan bahwa puncak dalam tingkat kematian kemungkinan akan tercapai dalam dua minggu."

"Setelah dua minggu seharusnya mulai turun, dan semoga sangat banyak dari titik itu," ujar Trump saat memberi pengarahan di Taman Mawar Gedung Putih.

Pria 73 tahun itu juga mengatakan bahwa pemerintah memperpanjang aturan social distancing hingga 30 April untuk memperlambat penyebaran virus.

Di Negeri "Uncle Sam" virus corona telah menginfeksi lebih dari 140.000 orang dan merenggut lebih dari 2.400 nyawa.

"Tidak ada yang lebih buruk daripada mengumumkan kemenangan sebelum kemenangan dimenangkan."

"Sangat penting bagi setiap orang untuk mengikuti aturan," tegas Trump.

Presiden ke-45 AS itu juga berharap negaranya sudah pulih sepenuhnya dari wabah virus corona pada 1 Juni.

Kemudian, Trump mengatakan pada Selasa (31/3/2020) akan ada pengumuman penting tentang rencana dan strategi pemerintah ke depannya.

"Pada Selasa kami akan menyelesaikan rencana ini dan membeberkan ringkasan dari temuan kami, data pendukung dan strategi kepada rakyat Amerika," pungkasnya.

518 kematian dalam 24 jam terakhir AS mencatat 518 kematian baru dalam 24 jam akibat virus corona, menurut data dari Johns Hopkins University pada Minggu (29/3/2020).

Jumlah korban meningkat dibanding hari sebelumnya sebanyak 453 jiwa, sehingga membuat total korban meninggal jadi 2.409.

Sementara itu jumlah kasus meningkat 21.333 dalam sehari, hampir sama dengan peningkatan 21.309 di Sabtu (28/3/2020).

Dengan total 136.880 kasus, AS memiliki jumlah kasus virus corona tertinggi di dunia, di atas Italia, China, dan Spanyol. Negara bagian New York menjadi daerah dengan dampak pandemi terparah di AS.

Sampai Minggu (29/3/2020) terdapat 60.000 kasus dan 965 kematian, menurut pernyataan yanh dirilis Gubernur Andrew Cuomo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: Paskah akan Jadi Puncak Jumlah Korban Covid-19 di AS".

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved