Liga Indonesia

Corona Merebak, Pengelola Stadion Maguwoharjo Merugi

Pengelola Stadion Maguwoharjo Sleman merugi ratusan juta rupiah dari sektor pendapatan seiiring penundaan beberapa even imbas pandemi Covid-19 yang me

Corona Merebak, Pengelola Stadion Maguwoharjo Merugi
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Ilustrasi: Pemain PSS Sleman dan PSIS Semarang memasuki stadion Maguwoharjo dalam lanjutan Liga 1 2019, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pengelola Stadion Maguwoharjo Sleman merugi ratusan juta rupiah dari sektor pendapatan seiiring penundaan beberapa even imbas pandemi Covid-19 yang merebak di Tanah Air.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Maguwoharjo, Sumardi mengatakan, pemasukan utama stadion tersebut adalah lewat sektor penyewaan stadion untuk pertandingan sepak bola.

Namun keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menangguhkan sementara pelaksanaan kompetisi baik Liga 1 dan Liga 2, membuat stadion yang merupakan kandang PSS Sleman ini ditunda penggunaannya.

Untuk setiap kali menggelar pertandingan kandang, pengelola mematok harga dalam kisaran di atas Rp 10 juta.

Spanduk Protes Terhadap Manajemen PSS Sleman Bermunculan di Pagar Stadion Maguwoharjo

"Khusus sepak bola, kami menunggu jadwal dari PT Liga Indonesia Baru kapan kompetisi mau digelar lagi. Tapi ya dari sepak bola ini pemasukan kami banyak yang tak terpenuhi," kata Sumadi.

Selain itu, Sumadi menambahkan setidaknya sudah ada 5 kegiatan yang berizin menyatakan menunda pelaksanaanya atau bahkan membatalkannya.

Misalnya ulang tahun salah satu produsen mobil nasional yang diperkirakan melibatkan sekira 3000 mobil diundur sampai waktu yang belum ditentukan.

Selain itu ada konser musik yang menunda pelaksanaannya.

Lalu dari KBIH Aisyiyah yang rencana mau mengadakan kegiatan manasik haji kolosal DIY juga menunda kegiatannya.

Terkait peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hilang, Sumadi mengaku hal tersebut.

"Peluang PAD yang hilang saya hitung lebih dari Rp 100 juta ya," kata Sumadi.

Jatah Libur Penggawa PSS Sleman Direncanakan Diperpanjang

Nah pihak UPT Stadion Maguwoharjo lantas mengalihkan kegiatan fokus pada maintenance lingkungan stadion, perawatan runput, dan perbaikan tribun stadion.

Lebih lanjut, Sumadi menambahkan, terkait pencegahan penularan korona, pihaknya juga sudah menyiapkan langkah antisipatif.

"Kami rutin menyemprot cairan disinfektan, juga memasang tempat tempat cuci tangan dan hand sanitizer di beberapa lokasi di stadion termasuk mengecek suhu tubuh setiap pegawai," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved