Breaking News:

Wabah Virus Corona

Biaya Perawatan Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Ditanggung Pemerintah Melalui BPJS Kesehatan

Biaya perawatan pasien COVID-19 ditanggung oleh pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy

Editor: Yoseph Hary W
Shutterstock
UPDATE Virus Corona Indonesia Hari Ini: Jumlah Pasien Positif COVID-19 Bertambah Jadi 19 Orang 

TRIBUNJOGJA.COM - Biaya perawatan pasien COVID-19 ditanggung oleh pemerintah. 

Pemerintah menanggung biaya perawatan pasien yang positif Virus Corona tersebut melalui BPJS Kesehatan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy telah menyampaikan bahwa pemerintah akan menanggung biaya perawatan pasien COVID-19 di rumah sakit melalui BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan dalam Rapat Tingkat Menteri tentang Pelayanan Kesehatan COVID-19 melalui video conference, Senin (23/3/2020).

Cara memantau informasi virus corona resmi di website corona.jogjaprov.go.id
Cara memantau informasi virus corona resmi di website corona.jogjaprov.go.id (corona.jogjaprov.go.id)

Muhadjir mengatakan, pemerintah akan melakukan pembayaran kepada rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 peserta BPJS yang merupakan penerima bantuan iuran (PBI) pemerintah sehingga akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Terutama, kata dia, dalam mempercepat penyaluran dana yang akan dibayar kepada rumah sakit yang melakukan penanganan terhadap pasien COVID-19 peserta BPJS Kesehatan tersebut.

“Untuk pembiayaan penanganan Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, nanti akan di-handle BPJS Kesehatan. Karena selama ini, BPJS Kesehatan sudah biasa melaksanakan verifikasi klaim rumah sakit," ujar Muhadjir dikutip dari siaran pers Kemenko PMK, Senin (23/3/2020).

Muhadjir mengatakan, hal tersebut telah diputuskan dan pihaknya telah meminta Direktur Utama BPJS Kesehatan untuk mendesain prosesnya yang bekerja sama dengan beberapa kementerian,

antara lain, Kemenko PMK, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Uang yang akan digunakan untuk pembayaran rumah sakit yang merawat pasien bukan bersumber dari BPJS Kesehatan atau Dana Jaminan Sosial (DJS), melainkan dana tambahan baru," kata Muhadjir.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved