Seleb
Katon Bagaskara Rilis Dinda Dimana Versi Jawa
Tren pop gula Jawa yang tengah digandrungi saat ini rupanya menarik minat Katon Bagaskara untuk merilis ulang lagu Dinda Dimana dalam versi bahasa Jaw
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tren pop gula Jawa yang tengah digandrungi saat ini rupanya menarik minat Katon Bagaskara untuk merilis ulang lagu Dinda Dimana dalam versi bahasa Jawa.
Belum lama ini vokalis Kla Project tersebut mengunggah foto dan video behind the scene pembuatan klip lagu ini di akun Instagramnya.
Saat dihubungi Tribunjogja.com, Katon mengamini bahwa dirinya baru saja menyelesaikan pembuatan video klip lagu Dinda Dimana, yakni lagu yang pernah ia rilis di tahun 1993 dalam bentuk album solo perdananya kala itu.
Fenomena pop gula Jawa terutama lagu lagu yang dipopulerkan Didi Kempot saat ini menjadi alasan kuat mengapa Katon tertarik merilis ulang lagu dalam album solonya yang kala itu bisa menembus dua juta kopi tersebut.
• Katon Bagaskara Bakal Tutup Kemeriahan Ulang Tahun PT Reska Multi Usaha di Yogyakarta
Katon memandang tren lagu lagu pop berbahasa Jawa saat ini patut diapresiasi lantaran mampu memberi energi positif untuk usia muda maupun tua dari berbagai kalangan masyarakat.
Melalui lagu Dinda Dimana versi bahasa Jawa ini Katon berharap, generasi milenial saat ini bisa menikmati lagu yang sudah melegenda ini dari sudut lain.
"Kalau Mas Didi Kempot ada sobat ambyar, Dinda Dimana ada sobat kangen karena ini lagu yang bisa mengobati rasa kangen dengan lagu lagu zaman dulu dengan versi saat ini," ungkap Katon.
Diakui Katon, untuk menulis dalam versi bahasa Jawa tidaklah mudah.
Untuk itu ia pun meminta bantuan Jepank, salah seorang penulis lagu spesialis bahasa jawa yang karyanya juga pernah dibawakan oleh Didi Kempot.
Pembuatan video klip lagu Dinda Dimana versi bahasa Jawa ini pun dilakukan di Solo dengan melibatkan beberapa komunitas, di antaranya komunitas sepeda onthel dan keroncong.
• Katon Bagaskara Bakal Meriahkan Nasmoco Avanza Day 2018 di Jogja City Mal
Beberapa tempat ikonik di Solo yang dijadikan lokasi pengambilan video klip, di antaranya Loji Gandrung, Tugu Keris, Pasar Gede Hingga sentra industri Batik Laweyan.
"Kita juga mendapatkan kesempatan naik kereta uap Sepur Kluthuk Jaladara. Kereta ini dioperasikan untuk keperluan tertentu saja. Beruntung bisa mendapatkan kesempatan syuting dengan kereta ini," ungkap Katon.
Katon menambahkan, dipilihnya solo sebagai lokasi pembuatan video klip lantaran Solo juga menjadi salah satu pusat kebudayaan masyarakat Jawa seperti halnya Yogyakarta.
Selain itu, soal sejarah musik, langgam Jawa dan campursari berkembang dari Solo.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/katon-bagaskara-saat-pembuatan-video-klip-lagu-dinda-dimana-versi-bahasa-jawa.jpg)