7 Rekomendasi Novel yang Bisa Dibaca Ketika Harus Melakukan Social Distancing

Membaca buku bisa menjadi kegaiatan social distancing untuk pencegahan virus corona. Berikut 7 rekomendasi novel yang bisa dibaca ketika di rumah.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Korea Joongang Daily
7 Rekomendasi Novel yang Bisa Dibaca Ketika Harus Melakukan Social Distancing 

7 Rekomendasi Novel yang Bisa Dibaca Ketika Harus Lakukan Social Distancing

TRIBUNJOGJA.COM - Satu di antara pencegahan virus corona COVID-19 adalah dengan tetap berada di rumah dan menghindari bertemu banyak orang. Cara ini disebut social distancing alias membuat jarak sosial.

Pemerintah sebelumnya meminta masyarakat untuk membatasi diri dan tidak bertemu banyak orang.

Social distancing bisa mencegah penyebaran virus corona dari satu orang ke orang lain.

Ilustrasi: Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020).
Ilustrasi: Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji)

Social distancing dilakukan bisa dilakukan selama 14 hari. Masa 14 hari ini sesuai dengan masa inkubasi virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan ketika isolasi diri di rumah.

Cara Efektif Mencegah Penyebaran Virus Corona Melalui Social Distancing

Selain olahraga dan menonton film, membaca buku bisa menjadi alternatif supaya tidak bosan di rumah.

Membaca novel bisa menjadi bacaan menarik bersama keluarga ketika melakukan social distancing.

Apalagi cerita dalam sebuah novel bisa dibayangka dan plot menarik di setiap isinya.

Mengutip dari seattletimes.com, berikut rekomendasi novel terbaik yang bisa kamu baca ketika melakukan social distancing.

1. The Shape of Water karangan Guillermo del Toro dan Daniel Kraus

The Shape of Water karangan Guillermo del Toro dan Daniel Kraus
The Shape of Water karangan Guillermo del Toro dan Daniel Kraus (Youtube DelToroFilms)

The Shape of Water menceritakan tentang kisah cinta beda jenis. Buku ini sudah difilmkan dengan judul yang sama. Film The Shape Of Water bahkan menang Oscar 2018 kategori Best Picture.

Dua penulis Daniel Kraus menulis novel sementara Del Toro menulis skenario. Mereka menulis kisah berbeda tentang dua binatang buas.

“Ada beberapa perbedaan. Ada karakter dan hal yang sama sekali berbeda yang hanya diubah secara liar dari satu hal ke hal lain, "kata Kraus, mengutip dari The Jakarta Post.

"Saya pikir itu jauh dari novelisasi. Kami bekerja secara bersamaan, tetapi saya tidak menginginkan informasi lebih dari apa yang ia kontribusikan. Kami ingin bisa hidup sendiri. ”tambahnya.

2. The Outsider dibuat oleh Stephen King

Novel The Outsider dibuat serial oleh HBO
Novel The Outsider dibuat serial oleh HBO (menshealth.com)

Novel The Outsider merupakan novel yang masuk kategori penjualan terbaik. Novel ini merupakan karangan Stephen Kings yang terbaru.

Bercerita tentang orang-orang di Flint City, Oklahoma Amerika Serikat. Novel tersebut menceritakan seorang anak laki-laki yang ditemukan terbunuh.

Kemudian polisi menemukan pelaku pembunuhan adalah pelatih Little League Terry.

Novel ini menggabungkan antara kisah kriminal dan horor. Dalam buku ini menggabungkan unsur supernatural yang biasa ditemukan dalam buku Stephen King sebelumnya. Buku ini juga diadaptasi menjadi serial drama di HBO. 

Di dalamnya Stephen menulis "Seperti campak, gondong atau rubella, tragedi menular."

5 Hal Penting yang Harus Dilakukan saat Social Distancing untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

3. Kim Ji-young, Born 1982 karangan Cho Nam-joo

Novel Kim Ji Young dibuat film yang diperankan oleh Jung Yu-mi
Novel Kim Ji Young dibuat film yang diperankan oleh Jung Yu-mi (Korea Joongang Daily)

Buku yang ditulis oleh Cho Nam-joo menjadi sensasi di Korea Selatan. Buku ini sebelumnya dirilis pada 2016.

Buku ini bercerita tentang perjuangan perempuan di tengah budaya patriarki. Dalam buku menceritaka kisah dari masa kecil remaja sampai menikah.

Buku ini mengungkap bagaimana patriarki menggerogoti jiwa dan tubuh wanita di Korea Selatan.

4. My Morningless Mornings karangan Stefany Anne Golberg

Golberg menulis tentang prosa yang cocok dibaca oleh pembaca prosa. Golberg menulis tentang isolasi dirinya di malam hari, menolak keterikatan dunia terhadap hari.

Kegelapan membuat meditasi pada psikologi, kematian, seni, dan apa artinya terjaga.

5. I Love Myself When I Am Laughing … And Then Again When I Am Looking Mean and Impressive karangan Zora Neale Hurston

Hurston seorang wanita mandiri dan salah stau penulis hebat. Koleksi Hurston pertama diedit oleh Walker dan diterbitkan pada 1970-an.

Hurston menulis dalam bahasa sehari-hari, didorong oleh keingintahuannya, dia ulet dan menentukan nasib sendiri.

Daftar Istilah Seputar Virus Corona Covid-19 : Mulai dari PDP, ODP, Suspect hingga Social Distancing

6. Letters from Tove and The Summer Book karangan Tove Jansson

Jansson yang meninggal pada 2001 menulis sebuah buku dengan dua cerita hebat. Dia menulis ribuan surat untuk teman-temannya, Dia menulis tentang kisah romantis, teman kuliah dan keluarga pada 1932-1988.

Novel The Summber Book awalanya diterbitkan pada 1972. Bercerita tentang gadis muda yang tinggal di kabin bersama nenek dan ayahnya. Kedua buku penuh kegembiraan dan perhatian.

7. I'll Be Gone in the Dark: One Woman's Obsessive Search for the Golden State Killer karangan Michelle McNamara

I'll Be Gone in the Dark: One Woman's Obsessive Search for the Golden State Killer
I'll Be Gone in the Dark: One Woman's Obsessive Search for the Golden State Killer (Good Read)

Buku ini bercerita tentang kasus Golden State Killer (pembunuh Golden State). Golden State Killer dilacak oleh seorang jurnalis Michelle McNamara.

McNamara meninggal ketika menulis buku ini. Dia sempat mewawancarai saksi, menganalisis laporan polisi dan meneliti setiap detail yang berkaitan dengan 12 pembunuhan, 50 pemerkosanaan dan lebih dari 100 pencurian yang dilakukan oleh Pembunuh Negara Bagian Emas.

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved