Bisnis

JIFFINA 2020 Bukukan Transaksi 38,5 Juta Dolar

Gelaran Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) yang dilangsungkan di Joga Expo Center telah usai.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
JIFFINA 2020 telah rampung digelar meski banyak hal tak sesuai target karena pengaruh pandemi covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gelaran Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia (JIFFINA) yang dilangsungkan di Joga Expo Center telah usai.

Acara yang digelar pada 14-17 Maret kemarin ini tetap berlangsung di tengah menyebarnya pandemi covid-19 atau virus korona.

Ketua Committee JIFFINA 2020 Endro Wardoyo dalam keterangan tertulis menjelaskan, karena kondisi di tengah pandemi, banyak hal tak sesuai target. Meski demikian pihaknya tetap bersyukur event ini masih berlangsung.

"JIFFINA ke-5 ini diliputi suasana kegamangan, apakah dilanjutkan atau dibatalkan. Tetapi, setelah melihat minat calon peserta dan buyer malah meningkat, akhirnya diputuskan untuk dilanjutkan. Putusan ini adalah sebuah blessing in disguise, karena di balik merebaknya corona, justru minat itu meningkat," ujarnya.

Daftar Laboratorium untuk Tes Spesimen Virus Corona di Indonesia, Salah Satunya di Yogyakarta

Hal tersebut kata Endro terjadi karena banyak pameran dan kegiatan massal lainnya dibatalkan.

Termasuk juga rangkaian circle pameran JIFFINA ini, sehingga ada kelangkaan komoditi furniture dan crafts serta aksesorisnya di pasar dunia.

"Banyak pihak yang mengapresiasi keberanian anak-anak muda JIFFINA kreatif yang berani taking risks. Tentu saja harus menjalankan standar keamanan kesehatan internasional untuk proteksi dan ruang isolasi serta tindakan kuratifnya," paparnya.

Endro menguraikan, data terakhir menunjukkan tren kenaikan yang signifikan, baik dalam angka luasan hall, jumlah visitor dan buyer, maupun transaksi in house yang dari tahun 2019 sebesar 76,2 juta dolar Amerika.

Namun, saat penutupan JIFFINA tahun ini, kata Endro banyak capaian yang tidak sesuai ekspektasi.

Dari realisasi buyer yang hadir, hampir separuh lebih buyer yang registrasi tidak dapat hadir.

Data buyer yang registrasi hadir sebanyak 798 buyer dari 68 negara dijadwalkan hadir, pada kenyataannya yang hadir hanya 337 buyer dari 53 Negara.

Virus Corona Semakin Merebak, JIFFINA 2020 Dipastikan Tetap Bargulir

Sedangkan visitor domestik yang terdata diregistrasi akan hadir tercatat 1.487 orang, tapi pada kenyataanya yang hadir hanya 818 orang.

"Total visitor dan buyer yang hadir di Jiffina 2020 sebanyak 1.155 orang," ungkapnya.

"Capaian ini tentu kalau dalam kondisi normal jauh dari harapan kita semua, akan tetapi saya sebagai penyelenggara patut bersyukur di tengah-tengah hampir seluruh pameran furniture dunia di tangguhkan, JIFFINA 2020 telah berhasil diselenggarakan," kata dia.

Dengan begitu, dunia akan melihat dan mencatat JIFFINA konsisten dan mampu menjaga kepercayaan dari para exhibitor dan buyer.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved