Dampak Corona DIY

Paket Empon-Empon Corona Terjual Habis Setiap Hari

Purwoto menjelaskan, pemesan empon-empon corona yang menghubunginya tak hanya berasal dari DIY, tetapi juga Jakarta, Jawa Timur dan Kalimantan.

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti A. Husna
Seorang pedagang mengemasi paket empon-empon corona yang akan dikirimkan ke berbagai provinsi di luar DIY 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paket "empon-empon corona" mulai banyak dijual sejak Presiden RI merekomendasikan agar masyarakat banyak mengonsumsi empon-empon pada awal Maret.

Seorang pedagang rempah-rempah di Pasar Beringharjo, Purwoto (49), mengaku penjualan "empon-empon corona" masih laris sejak awal ia buat pada 2/3/2020 hingga hari ini (17/3/2020).

"Pembelinya masih banyak. Sampai antre-antre. Sehari kami hanya bisa buat 150 paket, semua langsung habis. Besok buat lagi," ujar Purwoto ditemui di kiosnya di Pasar Beringharjo pada Selasa (17/3/2020).

Dinkes Gunungkidul Imbau Warga Buat Cairan Disinfektan Sederhana

Purwoto menjelaskan, pemesan empon-empon corona yang menghubunginya tak hanya berasal dari DIY, tetapi juga Jakarta, Jawa Timur dan Kalimantan.

Selama ini, Purwoto memberikan kartu nama bagi pembeli yang datang ke kiosnya.

"Kalau orang (pengunjung kios) lihat tulisan empon-empon corona langsung tertarik. Saya kasih kartu nama. Setelah itu orang-orang biasanya pakai Gojek tinggal diantar," paparnya.

Empon-empon corona terdiri atas jahe, kunyit, temulawak, secang, dan kayu manis.

"Sebelum dikonsumsi, seluruh bahan tersebut direbus dengan satu liter air. Jumlah tersebut dapat dikonsumsi selama lima hari," tutur Purwoto.

Dampak Dua Warga Depok Terinfeksi Virus Corona, Warga Yogya Serbu Empon-empon

Purwoto menambahkan, hingga kini harga empon-empon per kilo masih tinggi. Temulawak kering hari ini (17/3/2020) berada di harga Rp35-40 ribu per kg.

"Ini yang tertinggi. Normalnya, Rp20-25 ribu," tukas Purwoto.

Kenaikan juga terjadi pada jahe kering yang kini mencapai Rp100 ribu per kg, dari harga normal Rp70 ribu, serta kunyit Rp45 ribu per kg dari Rp30 ribu.

Sementara, kayu manis di harga Rp65 ribu per kg, sereh Rp40 ribu per kg, dan secang Rp20 ribu per kg. Ketiganya menurut Purwoto masih relatif normal. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved