Dampak Corona DIY

Jogja Air Show 2020 Ditunda, Masyarakat Sekitar Parangtritis Dipaksa Merugi

Agenda tahunan Jogja Air Show 2020 dipastikan mengalami penundaan hingga batas waktu yang belum ditentukan, akibat mewabahnya Covid-19.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/Usman Hadi
Ilustrasi: Jogja Air Show (JAS) 2016 resmi dibuka di Runway Depok, Jumat (25/3/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Agenda tahunan Jogja Air Show 2020 dipastikan mengalami penundaan hingga batas waktu yang belum ditentukan, akibat mewabahnya Covid-19.

Tetapi, keputusan tersebut disesalkan segenap warga Parangtritis dan sekitarnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah berujar, keputusan menunda kegiatan yang sedianya digelar di Lanud Adisutjipto, Depok Airstrip, hingga Parangtritis pada 20-23 Maret itu, didasari hasil rapat terbatas Menhan RI dan Mabes TNI, Jumat (13/3/2020).

"Jadi, penundaan ini untuk mengantisipasi meluasnya perseberan corona. Dengan berat hati, Jogja Air Show 2020 harus ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya, Selasa (17/3/2020).

Jogja Air Show 2019 Pecahkan Rekor MURI, Banner Sepanjang 1.250 Meter Mengudara

Walau begitu, ia menyampaikan, pihaknya sama sekali tak mengambil kebijakan menutup objek-objek wisata, terutama di kawasan pantai selatan.

Namun, dirinya memastikan, Pemkab Bantul melakukan langkah antisipatif sesuai protokol kesehatan WHO.

"Ya, tidak ada penutupan objek wisata. Tapi, tetap kita antisipasi dengan penyediaan handsanitizer, maupun imbauan-imbauan untik menjaga kebersihan objek wisata, bagi para pengelola," ungkapnya.

Meski tak ada penutupan objek wisata, masyarakat di sekitaran Pantai Depok tetap saja merasakan dampak negatif mewabahnya Covid-19 ini.

Benar saja, sampai sejauh ini, jumlah wisatawan yang datang mengalami penurunan signifikan dibandingkan biasanya.

"Turun sekitar 50 persen lah, minggu kemarin hampir tidak ada tamu. Ya, karena dari pusat ada instruksi agar tidak keluar rumah, otomatis masyarakat ketakutan," ujar seorang pengusasa kuliner di Pantai Depok, Dardi Nugroho, Selasa (17/3/2020).

Kenali Perbedaan Batuk Biasa, Batuk TBC dan Batuk karena Virus Corona

Sementara penundaan ajang Jogja Air Show 2020 pun disebutnya semakin memperparah keadaan warga di sekitaran pantai selatan.

Bagaimana tidak, agenda yang diharapkan sanggup meningkatkan kembali gairah wisata, ternyata malah urung bergulir.

"Kalau saya sebenarnya kurang setuju. Acara-acara seperti itu pengaruhnya luar biasa bagi warga kami di kawasan Parangtritis. Semakin sepi kalau acara besar seperti Jogja Air Show ini ditunda," cetusnya.

"Mau ngasih masukan, tapi ya kita ini cuma wong cilik. Tapi, kalau bisa jangan dibesar-besarkan masalahnya. Antisipasi perlu, tapi kalau tidak ada pengunjung sama sekali, ya semua macet perekonomian bisa berhenti," pungkas Dardi. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved