Pilkada Bantul

Pilkada Bantul : Kantongi Rekomendasi DPP Gerindra, Suharsono Mantap Gandeng Totok Sudarto

Suharsono kembali menegaskan hendak menggandeng Totok Sudarto sebagai calon wakil.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Azka Ramadhan
Bupati Petahana Bantul, Suharsono (tengah) bersama jajaran Partai Gerindra dan Nasdem Bantul, Jumat (13/3/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Rekomendasi DPP Partai Gerindra untuk Pilkada Bantul dipastikan jatuh ke tangan bupati petahana, Suharsono.

Langkah signifikan pun langsung ditempuh, setelah resmi menggandeng Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai mitra koalisi.

Sekretaris DPC Gerindra Bantul, Darwinto, menuturkan pihaknya mendapat panggilan langsung dari Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Gerindra, Ahmad Muzani, pada Selasa (10/3/20) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, rekomendasi kepada Suharsono diserahkan.

"Ya, DPP Gerindra menegaskan, serta memutuskan untuk mengusung, sekaligus merekomendasikan satu nama saja sebagai bakal calon bupati di Pilkada Bantul, yakni Pak Suharsono. Pak Sekjen telah memberikan support penuh," katanya, Jumat (13/3/2020).

Menyandang status incumbent, Darwin pun mengakui bahwa Suharsono mendapat hak-hak istimewa, yang tidak didapat oleh kandidat lain.

Yaitu, kewenangan untuk mencari dan memutuskan siapa bakal calon wakil yang akan mendampinginya di Pilkada.

Selain itu, Suharsono yang kini menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Bantul juga diberi mandat penuh untuk mencari mitra koalisi.

Pasalnya, dengan skema parlementer treshold, partai politik pengusung harus memiliki setidaknya sembilan kursi di DPRD.

"Kita sudah resmi menggandeng Nasdem. Jadi, cukup sembilan kursi dan bisa mengusung Pak Suharsono ya. Tapi, kita tetap menghormati mekanisme di partai lain yang sedang berproses, untuk nantinya bisa gabung, berkoalisi dengan kami," ucap Darwin.

Dalam kesempatan yang sama, dengan kewenangan yang dimilikinya tersebut, Suharsono kembali menegaskan hendak menggandeng Totok Sudarto sebagai calon wakil.

Ya, seperti yang disampaikan tempo hari, Ketua PGRI Bantul itu dinilai merupakan sosok yang paling tepat.

"Dari beberapa nama yang ingin mendampingi saya, rencananya saya akan ambil Pak Totok, karena beliau ini sudah purna, lalu latarbelakangnya pendidikan ya. Yang pasti, kita sama-sama tak ada beban, karena keluarga sudah mentas," tuturnya.

"Makanya saya memilih beliau, kami ingin fokus pada program-program peningkatan kesejahteraan rakyat. Tidak terpikirkan lagi masalah harta ya. Prinsip saya, kemudian beliau juga, kalau mau kaya, jangan jadi pejabat," tambah Suharsono.

Keinginan tersebut, praktis mendapat sambutan positif dari satu-satunya mitra koalisi sementara, yakni Partai Nasdem.

Bagaimana tidak, pada proses penyaringan bakal calon yang digelarnya beberapa waktu lalu, Totok Sudarto turut serta mendaftarkan diri.

Ketua DPD Nasdem Bantul, Bibit Rustamto berujar, pihaknya sudah menyodorkan nama Totok untuk maju sebagai pendamping Suharsono dalam Pilkada 2020,  kepada pengurus tingkat provinsi. Ia meyakini, meski bukan kader Nasdem, Totok punya kapasitas.

"Pak Totok saya rasa sangat layak mendampingi Pak Suharsono, dengan segala pengalamannya di birokrasi selama ini. Apalagi, tuntutan Bantul ke depan semakin berat, sehingga butuh pasangan yang bisa saling menyempurnakan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved