Liga Indonesia
Kompetisi Makin Sengit, PSIM Yogyakarta Isyaratkan Tambah Amunisi
Sebagaimana diketahui, perubahan format kompetisi yakni meniadakan fase 8 besar dan semifinal membuat persaingan setiap tim diprediksi akan sengit sej
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM - Genderang 'perang' kompetisi kasta kedua Tanah Air, Liga 2 2020 akan segera ditabuh.
Sebagaimana diketahui, perubahan format kompetisi yakni meniadakan fase 8 besar dan semifinal membuat persaingan setiap tim diprediksi akan sengit sejak pekan pertama.
Sebab, hanya juara grup di masing-masing wilayah yang berhak menggenggam tiket promosi ke Liga 1.
Sedangkan satu tiket sisa akan ditentukan lewat duel runner-up masing-masing wilayah.
• Daftar 24 Pemain PSIM Yogyakarta di Liga 2 2020, Andalkan Kombinasi Pemain Muda dan Senior
Menyadari kompetisi akan berlangsung sengit sejak pekan pertama, pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro berharap anak asuhnya pantang tergelincir saat melakoni laga tandang perdana lawan Sriwijaya FC, Minggu (15/3/2020) mendatang.
"Dengan perubahan format kompetisi itu tentu kompetisi semakin berat. Saya minta kepada seluruh pemain bahwa setiap laga adalah final. Sebab, awalnya target kami bertahap, minimal masuk babak delapan besar dulu. Namun karena regulasi baru, membuat kami harus siap," kata Seto Nurdiyantoro.
Alhasil, Seto mempertimbangkan melakukan penambahan pemain lantaran batas akhir pendaftaran pemain kompetisi Liga 2 2020 masih dibuka hingga 30 Maret 2020.
Sesuai regulasi, setiap tim boleh mendaftarkan 30 pemain, sedangkan PSIM Yogyakarta baru memiliki 24 amunisi.
"Idealnya memang menambah pemain. Sebab, dengan format yang sekarang pemain akan rawan cedera dan akumulasi. Kemungkinan menambah pemain ini pun telah kami bicarakan dengan manajemen juga dan nanti tunggu perkembangannya," kata Seto.
• Jadwal Pekan Perdana Liga 2 2020: Laga Pembuka Persiba vs Kalteng Putra, Sriwijaya FC vs PSIM Jogja
Adapun penambahan pemain menurut Seto dibutuhkan untuk posisi full back serta penyerang.
"Mungkin butuh di posisi full back kanan, meskipun Benny Wahyudi dan Risman Maidullah bisa kiri dan kanan. Selain itu, butuh striker yang punya kualitas di atas yang ada sekarang. Bisa nanti pinjam, tapi lihat perkembangannya nanti," jelas Seto.
"Yang jelas akan kami diskusikan dengan manajemen mengenai hal ini," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelatih-psim-yogyakarta-seto-nurdiyantoro-saat-memberikan-sambutan.jpg)