Kota Yogya
SAH Supomo Akan Tetap Dikerjakan
Pemkot Yogyakarta berkomitmen terus melanjutkan pembangunan Saluran Air Hujan (SAH) Jalan Supomo cs yang sempat terhenti karena kasus dugaan suap.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan Saluran Air Hujan (SAH) Jalan Supomo cs yang sempat terhenti karena kasus dugaan suap.
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan ada beberapa saluran yang sudah rusak, sehingga tetap harus dikerjakan.
Menurut dia, pembangunan SAH Supomo cs merupakan pekerjaan rumah, namun masih perlu koordinasi terkait tindak lanjut pasca putus kontrak dengan pemenang lelang PT. Widodo Kandang.
"Itu memang PR lama yang harus diselesaikan. Pengerjaan tidak menunggu putusan (sidang), karena sudah tidak terkait dengan kasusnya. Tetapi kita kan perlu tahu kejelasan pelaksanaan berikutnya, nanti lelang seperti apa," katanya.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Hari Setya Wacana menambahkan, secara sistem drainase, SAH Supomo masih bisa digunakan, sebab ada beberapa SAH yang juga dikerjakan.
"Kalau secara sistem drainase keseluruhan, memang SAH Supomo cs harus dikerjakan. Sehingga nanti aliran drainase lebih terjamin. Namun secara fungsi kan sudah terkonek dengan yang sebelumnya, jadi tetap bisa digunakan,"tambahnya.
Ia melanjutkan, pengerjaan SAH Supomo cs belum bisa dilakukan tahun ini.
Terkait dengan pengerjaan, ia merencanakan tahun 2021 atau 2022.
"Kalau tidak tahun 2021 ya sekitar 2022. Ada penambahan dimensi dan menyisakan paling tidak 250 sampai 300 meter. Secara fungsi, saat ini masih bisa digunakan," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)