Bantul

Namanya Masuk Bursa Pilkada Bantul, Soimah : Fokus Berkesenian Saja

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapungkan nama Soimah dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
Tribunnews/JEPRIMA
Pedangdut Soimah Pancawati saat menghadiri konferensi pers kompetisi Dangdut Academy Asia 2 di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2016). Soimah Pancawati akan menjadi juri pada ajang pencarian bakat bidang musik dangdut. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapungkan nama Soimah dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul.

Namun, artis serba bisa tersebut menyatakan penolakan, karena ingin fokus menekuni dunia seni dan budaya.

Ketua DPD PKS Bantul, Amir Syarifuddin menuturkan, sejauh ini pihaknya telah mengantongi dua nama yang akan diusulkan ke koalisi poros tengah besutan PAN.

Di samping Soimah, terdapat pula nama dr. Sagiran yang memiliki latar belakang sebagai akademisi.

Warga Twitter Ribut Gara-gara Soimah Disebut Mirip Jennie BLACKPINK

Ia mengakui, Soimah memiliki modal tersendiri, untuk mengikuti kontestasi lima tahunan tersebut.

Dirinya tak menampik, ketenaran Soimah, sebagai seorang artis, menjadi nilai lebih.

Amir pun meyakini, semua warga Bantul mengenal wanita kelahiran Pati itu. 

"Soimah akan menjadi daya tarik ya, saat dicalonkan menjadi bakal calon bupati Bantul nantinya. Selain itu, masyarakat memiliki pilihan calon pemimpin alternatif di Pilkada 2020," katanya, Kamis (5/3/2020).

Ketua DPD PAN Bantul, sekaligus penggagas poros tengah, Mahmud Ardi Widanto berujar, Soimah sangat layak menjadi kandidat bakal calon kepala daerah.

Ya, ia menilai, dewasa ini, publik figur yang ambil bagian dalam Pilkada bukanlah sesuatu yang tabu.

"Multitalenta, namanya juga sudah tidak asing, tentu ini menjadi modal untuk meraup suara. Kalau memang PKS mengajukan Soimah, ya nanti kita akan rembug bersama," terangnya.

Bernuansa Jawa, Inilah Rumah Soimah yang Sederhana

Akan tetapi, keinginan PKS untuk mengusung Soimah tampaknya bakal bertepuk sebelah tangan.

Penyanyi yang telah menembus dunia hiburan tingkat nasional tersebut dengan tegas menolak dilibatkan ke dalam dunia politik, khususnya di Pilkada Bantul.

"Saya memang ingin memajukan kebudayaan yang ada di Bantul. Tapi, saya tidak ikut dalam dunia politik. Bahkan, bukan hanya kebudayaan di Bantul ya, tapi DIY dan seluruh Indonesia," katanya.

Oleh sebab itu, Soimah pun tidak memiliki angan dan pikiran untuk banting stir ke dunia politik.

Ia mengaku enjoy dengan karir yang sudah dirintisnya sejak lama.

Sehingga, ketika ada pihak yang berkeinginan untuk mengusungnya, ia menyatakan penolakan.

"Saya masih ingin dan senang di dunia kesenian. Saya lebih nyaman menjadi seniman dan tidak berkiprah di dunia politik. Selama ini, saya memiliki banyak teman dan bahkan menjadi keluarga baru ya, karena dari berkesenian," tandasnya.

"Apalagi, saya juga tidak ada pembicaraan untuk itu (terjun ke politik). Saat ini saya ingin fokus berkesenian saja," pungkas Soimah. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved