Sport
Jelang Seri V IBL 2020 : Bima Perkasa Jogja Wajib Bangkit
Tim basket Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja mengusung misi wajib bangkit menyongsong seri V Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di Kediri.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Tim basket Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja mengusung misi wajib bangkit menyongsong seri V Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di Kediri, Jumat (28/2/2020) mendatang.
Sebagaimana diketahui, hasil kurang memuaskan harus diterima tim besutan Raoul Miguel Hadinoto di hadapan pendukung sendiri pada seri IV yang digelar di GOR Amongraga, beberapa waktu lalu.
Hanya mampu mengamankan empat angka, Bima Perkasa Jogja kini tercecer di peringkat ke-9 dengan total 12 poin, hasil 3 kali menang dan 6 kali kalah.
Bila tak ingin terus bersaing di tabel klasemen, Bima Perkasa Jogja tentu tak punya pilihan selain meraih kemenangan di seri V, kontra Prawira Bandung, Jumat (28/2/2020) dan Satria Muda, Sabtu (29/2/2020).
• Bungkam Satria Muda, Bima Perkasa Jogja Petik Kemenangan Perdana
Pelatih Bima Perkasa Jogja, Raoul Miguel Hadinoto jeda waktu yang cukup panjang dimanfaatkan tim pelatih guna membenahi beberapa catatan terutama kondisi fisik pemain, mematangkan sistem, serta memaksimalkan kontribusi legiun asing.
Disinggung mengenai calon lawan yang akan dihadapi, pelatih yang akrab disapa Eboss ini tak memungkiri bila timnya butuh bekerja ekstra.
"Kami masih terus melakukan pemantapan dan harus lebih konsisten lagi nantinya. Nantinya lawan Prawira kami harus lebih keras lagi. Begitu juga saat menghadapi Satria Muda kami harus kerja keras," ujar Eboss.
"Untuk itu kami maksimalkan jeda waktu ini untuk persiapan. Kami perbaiki semua hal, dan kami yakin visi dan misi para pemain akan lebih baik lagi," imbuhnya.
Disisi lain, Eboss tetap optimis timnya bisa bangkit di seri V ini.
Terlebih komposisi legiun asing Bima Perkasa Jogja juga telah komplet.
• Kisah Subbiyata, Pengrajin Hiasan Dinding dari Kayu
"Sekarang kami diperkuat tiga pemain asing. Filip Pejovic dan Mamadou semakin kompak dan menyatu dengan tim. Seri Kediri memang berat, tetapi kami yakin dan mudah-mudahan bisa mengatasi," ucap Eboss.
"Dia (Filip Pejovic-red) pemain komplet. Bisa defense dan offense," lanjutnya.
Trio legiun asing Bima Perkasa Jogja sebenarnya tampil cukup apik di seri IV Yogyakarta, namun secara keseluruhan permainan bisa dibilang 'telat panas'.
Adapun di seri IV Yogyakarta, Mamadou Diakite sukses mengumpulkan 45 angka dan 24 rebound dari tiga pertandingan.
Lalu Devin Gilligan mengumpulkan 41 angka.
Sedangkan debut Filip Pejovic juga tak mengecewakan. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jelang-seri-v-ibl-2020-bima-perkasa-jogja-wajib-bangkit.jpg)