Sleman

Cegah Penyalahgunaan, Disperindag Sleman Data Industri dan Distributor Gula Rafinasi

Cegah Penyalahgunaan, Disperindag Sleman Data Industri dan Distributor Gula Rafinasi

Cegah Penyalahgunaan, Disperindag Sleman Data Industri dan Distributor Gula Rafinasi
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan gula kristal rafinasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Belum lama ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY mengungkap peredaran gula rafinasi yang dikemas menjadi gula pasir konsumsi.

Agar kasus ini tak terulang lagi di kemudian hari, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) Kabupaten Sleman akan melakukan pendataan distributor maupun pelaku industri gula rafinasi.

Pendataan perlu dilaksanakan karena Disperindag Sleman hingga kini belum memiliki data tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sleman Nia Astuti menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melangkah untuk pendataan pelaku industri yang menggunakan gula rafinasi, dan distributornya.

Pendataan ini akan bekerjasama dengan unsur Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), seperti Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3), Bulog, dan kepolisian.

Resmikan Resto Baru, Hestia Connecting Hotel Sajikan Menu Giant Pizza

Vaksin Polio di Puskesmas Bantul Kosong, Pemkab Alokasikan Rp50 Juta untuk Beli 1.400 Dosis

Terkait kasus penyalahgunaan gula rafinasi yang terungkap, Nia memperkirakan bahwa masih banyak gula rafinasi yang lolos masuk ke pasar umum.

Modusnya hampir sama yakni oknum pelaku membeli gula rafinasi dengan jumlah lebih banyak dari kebutuhan, kemudian dikemas lagi.

Ia pun mengapresiasi langkah Polda DIY yang telah menangkap pelaku penyalahguna gula rafinasi.

"Kebijakan pembatasan peredaran gula rafinasi itu dibuat demi melindungi petani tebu lokal. Karena itu, kami mendukung langkah penegakan hukum yang diambil oleh aparat," ucapnya. (Tribunjogja/Santo Ari)

Penulis: Santo Ari
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved