Advertorial

Tingkat Kecakapan Bahasa Inggris di Yogyakarta Meningkat

Skor kecakapan Bahasa Inggris di Yogyakarta mengalami peningkatan paling tinggi bila dibandingkan dengan 10 wilayah lainnya di Indonesia.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Penyerahan penghargaan Most Improved Region dan Best Region dari EF Indonesia kepada Asisten Sekretaris Daerah DIY, Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Umar Priyono pada Senin (10/2/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA -  Skor kecakapan Bahasa Inggris di Yogyakarta mengalami peningkatan paling tinggi bila dibandingkan dengan 10 wilayah lainnya di Indonesia.

Berdasarkan laporan EF EPI edisi ke-9/2019, skor kecakapan Bahasa Inggris di Yogyakarta meningkat dari skor 53.21 menjadi 54.46.

Skor tersebut meningkat 1.25 dari tahun sebelumnya. 

Oleh sebab itu, Yogyakarta berhasil meraih dua predikat sebagai Most Improved Region dan Best Region dalam tingkat kecakapan berbahasa Inggris di ajang EF EPI Awards 2019.

Gaya Raffi Ahmad Gombalin Nagita Slavina, Tapi Bahasa Inggrisnya Kacau

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Director of Corporate Affairs  EF Indonesia Juli Simatupang kepada perwakilan Pemerintah Daerah DIY, Asisten  Sekretaris Daerah DIY, Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Umar Priyono pada Senin (10/2/2020).

Director of Corporate Affairs EF Indonesia Juli Simatupang, mengatasi dari pencapaian tersebut, Yogyakarta tergolong dalam kategori tingkat 'Kecakapan  Menengah' atau Moderate Level.  

Kategori 'Kecakapan Menengah' ini menunjukkan, masyarakat Yogyakarta secara  umum telah mampu memahami lirik lagu dengan baik, berpartisipasi dalam pertemuan  mengenai bidang keahlian tertentu dan melakukan korespondensi secara profesional, terkait hal atau bidang yang dikuasainya dengan menggunakan Bahasa Inggris.

"Kita kan ada acuan level segini kemampuan segini kemampuan sampai mana, itu kita ambil contoh saja. Yang paling gampang aja dipahami. Misal di level moderate adalah bisa dengan cepat menangkap dari lirik lagu Bahasa Inggris, itu lebih mudahnya," ujarnya.

Juli mengatakan indikator sebagai Most Improved Region dan Best Region tersebut didapat dari hasil tes yang diikuti oleh peserta.

Kronologi Puluhan Siswa di NTT Dipaksa Minum Air Berbau Pesing Gara-gara Tak Bisa Bahasa Inggris

"Pesertanya kisaran 23 tahun. Rata-rata paling banyak di 26-30 tahun. Kalau mediannya usia 23 tahun, tapi sampai 41 tahun ke atas masih ada. Indikatornya itu dari hasil peserta test kemudian nilainya dilihat hasilnya dibandingin dengan peserta tes dari kota lain, kalau Jogja sendiri naiknya 1.25," kata dia.

Kenaikan skor 1.25 tersebut kata dia tergolong cukup besar bila dibandingkan skor dengan kota-kota.

"Jakarta cuma (naik) 0.75 dan kota lain malah minus," jelasnya.

Sementara itu Asisten  Sekretaris Daerah DIY, Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Umar Priyono mengatakan dari pencapaian tersebut menunjukkan adanya optimisme di kalangan pemuda terutama pelajar untuk mendalami kemampuan Bahasa Inggris.

"Ketika kita mendapat posisi Most Improved Region artinya ada percepetan untuk dilakukan oleh masyarkat terkait kepedulian mereka demgan semangat mereka untuk belajar Bahasa Inggris yang penting," katanya.

Dengan adanya capaian pertumbuhan tersebut diharapkan dapat memotivasi Pemda DIY untuk turut serta memajukan proses pendidikan Bahasa Inggris di Yogyakarta.

10 Instansi yang Mewajibkan Pelamar CPNS 2019 dengan Sertifkat Bahasa Inggris

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved