Kulon Progo

Dinkes Pastikan Tak Ada Warga Kulon Progo yang Ikut di Masa Observasi Terkait Corona Virus di Natuna

Lebih dari 200 Warga Negara Indonesia yang tinggal di Wuhan dan sekitarnya, beberapa waktu lalu sudah dipulangkan ke Indonesia.

Dinkes Pastikan Tak Ada Warga Kulon Progo yang Ikut di Masa Observasi Terkait Corona Virus di Natuna
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Lebih dari 200 Warga Negara Indonesia yang tinggal di Wuhan dan sekitarnya, beberapa waktu lalu sudah dipulangkan ke Indonesia.

Kepulangan mereka ini pun langsung diiringi dengan observasi yang dilakukan di Natuna untuk memastikan bahwa mereka bebas dari ancaman Virus Corona.

Berkaitan dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami, Jumat (7/2/2020) memastikan bahwa tidak ada warga Kulon Progo di lokasi Observasi di Natuna.

Dukungan Buat Warga Wuhan Melawan Virus Corona Ala Polisi Sorolangun, Nyanyikan Jiayou Wuhan

"Sampai saat ini tidak ada laporan yang masuk ke Dinkes. Jika memang ada, pihak Kementerian Kesehatan pasti akan menghubungi keluarga dan Dinkes setempat," katanya.

Dia pun menambahkan, walaupun tidak ada warga Kulon Progo yang turut dilakukan observasi namun kesiapsiagaan terhadap virus Corona tetap menjadi perhatian.

"Kita sudah mengambil langkah-langkah terkait virus corona tersebut. Kita sudah menyampaikan surat edaran tentang kesiapsiagaan Corona virus ke semua fasilitas kesehatan di Kulon Progo," katanya.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi mengenai Corona virus kepada masyarakat melalui media sosial, pertemuan langsung, rapat koordinasi, dan lain-lain.

Mengenal Arsitek Pembangunan RS Khusus Virus Corona di Wuhan, Lahir dan Besar di Jember Jawa Timur

"Selain itu kita juga melakukan Koordinasi secara intensif dengan kantor kesehatan pelabuhan wilayah kerja Kulon Progo, Dinkes DIY dan Kemenkes," paparnya.

Dia pun mengatakan sudah ada penyusunan rencana kontigensi penanggulangan penyakit yang bisa menimbulkan wabah secara umum.

"Penyusunannya dilaksanakan bersama dengan KKP kulon Progo dan Dinkes DIY," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved