Bantul
Bayi di Bantul Ini Diberi Nama 'Alhamdulillah Rejeki Hari Ini'
Alhamdulillah Rejeki Hari Ini, adalah bayi berumur 5 bulan dengan berat 7.7 kilogram. Al--panggilan untuk Alhamdulillah Rejeki Hari Ini lahir pada tan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Nama bagi banyak orang adalah doa dan harapan.
Itulah yang melatarbelakangi mengapa pasangan Didit Saputro (39) dan Meidiana (35) warga Perumahan Bukit Asri, Gunungsempu, Bangunjiwo, Kasihan Bantul memberikan nama anaknya dengan ungkapan syukur yaitu Alhamdulillah Rejeki Hari Ini. Nama yang cukup unik dan tidak biasa.
"Orang tua manapun ingin nama anak sebagai doa. Karena bagaimanapun nama merupakan harapan bagi si anak agar nanti menjadi pandai bersyukur. Nggak seperti bapaknya. Sesederhana itu mas, saya memberi nama anak saya," kata Didit, ketika ditanya tentang nama anaknya itu, Jumat (7/2/2020).
Alhamdulillah Rejeki Hari Ini, adalah bayi berumur 5 bulan dengan berat 7.7 kilogram. Al--panggilan untuk Alhamdulillah Rejeki Hari Ini lahir pada tanggal 7 September 2019 di Rumah Sakit PKU Gamping.
Pemberian nama itu, diceritakan Didit, berangkat dari latarbelakang hidupnya.
Dimana sejak tahun 2008 dia pernah menjadi seorang fotografer profesional di Jakarta dengan bayaran cukup mahal.
Hidup di pusat Ibu kota dengan bergelimang kemewahan, membuat Didit muda suka bersenang-senang.
Hingga lupa bagaimana cara bersyukur.
• Viral Video Pria Santuy Mandikan Seorang Bayi di Bagasi Jok Motor Yamaha NMAX,
Apalagi, jasa potretnya sering disewa oleh perusahaan besar.
Membuat Didit muda selalu berorientasi pada materi.
"Waktu itu yang ada dipikiran saya pokoknya uang dan uang," kata Didit, bercerita.
Tahun 2012, Didit muda memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya.
Dia menikah dengan perempuan pilihannya, Meidiana.
Dua tahun menikah, tepatnya tahun 2014 kehidupan glamour Didit mulai berubah drastis.
Puncaknya adalah ketika dia tiba-tiba terserang stroke.
Didit sulit menggerakkan anggota tubuh.
Kontan saja, dia kesulitan melakukan aktivitas normal.
Pekerjaan pun mulai sulit dilakukan.
"Padahal saat itu usia pernikahan saya baru dua tahun. Pikiran saya sudah kemana-mana," terangnya.
• Kisah Bayi Bernama Google, Ini Alasan Kedua Orangtuanya Memberikan Nama Unik Bagi Sang Anak
Cobaan yang datang bukan cuma itu, setelah empat tahun usia pernikahan, sang Istri, Meidiana juga mulai gusar karena belum juga dapat momongan.
Berbagai cara sudah dilakukan supaya istrinya itu hamil namun hingga tahun keempat belum juga berhasil.
Didit saat itu mengaku nyaris putus asa.
Di tengah keterpurukan, istri yang tak kunjung hamil dan dirinya terkena stroke, Didit mendapatkan sebuah tawaran private memotret dari seorang pemuda asal Bali.
Demi pekerjaan dan uang, Ia memutuskan berangkat ke pulau Dewata itu setelah sebelumnya disepakati harganya sebesar Rp 30 juta rupiah.
Awalnya, Didit mengira pemuda yang ingin belajar kepadanya adalah pemuda yang berasal dari keluarga kaya raya.
Namun siapa sangka, sesampainya di Bali, ia terkejut karena pemuda itu berasal dari keluarga sederhana.
Bahkan untuk membayar private memotret bersama Didit, pemuda itu mendapatkan uang dari hasil menggadaikan sertifikat tanah orangtuanya.
Mengetahui itu, Didit sebenarnya ingin mengurangi harga.
Namun pemuda tersebut menolak dan ingin membayar sesuai perjanjian.
"Lalu akhirnya, saya minta dia, agar bisa tinggal di rumah saudaranya saja," ujar Didit.
Keseharian bersama pemuda itu, membuat hati Didit terketuk.
Karena setiap hari, sesuai dengan kepercayaan yang dianut, pemuda itu menyisihkan makanan untuk leluhurnya.
"Dari sanalah saya belajar tentang hidup dan cara bersyukur," tuturnya.
Sejak saat itu, Didit mengaku hidup lebih damai.
Bahkan, anehnya, kata dia, selama di Bali anggota badannya, terutama bagian tangan dan kaki yang selama ini sulit digerakkan karena stroke akhirnya bisa normal kembali.
"Saya senang sekali waktu itu," ucapnya.
• Caleg Bernama Unik, Bobot Maksimum Punya Adik Bernama ‘Lulus Ujian Dari’ dan ‘Bibit Milenium’
Rangkaian cobaan dalam hidup ternyata belum selesai sampai disana. Justeru musibah datang pada tahun 2018.
Tepatnya bulan November. Sang Istri, Meidiana, mengalami kecelakaan sampai kakinya sulit untuk berjalan.
Menurut Didit, waktu itu dokter mendiagnosa ada yang pecah pada tempurung kaki sehingga harus dilakukan operasi.
Namun operasi itu urung dilakukan karena istrinya tidak mau dioperasi.
Kata Didit, cukup lama, istrinya itu terpaksa harus hidup menggunakan alat bantu jalan.
Sampai akhirnya, dia mendapatkan informasi, ada sebuah pengobatan alternatif di Muntilan, Jawa Tengah yang dapat menyembuhkan tulang dengan pijat tradisional.
Didit dan istrinya, Meidiana kemudian datang kesana.
Tak disangka, setelah dipijat, sang pemijat justru mengatakan kepada Didit, kalau istrinya itu susah hamil karena ada syaraf yang tidak normal.
Saat itu istrinya kemudian ditawari untuk dipijat.
"Saat itu sebenarnya saya sudah pasrah. Tidak banyak berharap istri saya dapat hamil. Karena pengobatan medis dan tradisional sudah dilakukan," terangnya.
Seperti mendapat sebuah keajaiban, beberapa bulan setelah dipijat, sang Istri, kata Didit ternyata benar-benar hamil.
Kehamilan istrinya itu baru diketahui ketika usia kandungan memasuki usia sembilan Minggu saat dirinya mudik ke Palembang.
Meidiana mengungkapkan, selama dirinya mengandung hingga melahirkan tanggal 7 September 2019 tidak ada hal yang mengkhawatirkan. Sama seperti ibu lainnya, hanya sempat ngidam nasi padang dan nasi Jinggo khas Bali.
"Dari mengandung sampai melahirkan normal," kata dia.
Alhamdulillah
Anak pertama Meidiana dan Didit itu lahir pada 7 September 2019.
Diberi nama Alhamdulillah Rejeki Hari Ini.
Nama itu, dikatakan Didit terinspirasi dari nama seni patung dari karya seorang pematung terkenal di Yogyakarta.
Bagi Didit, sosok pematung itu sudah dianggap sebagai guru bagi kehidupannya.
Karya patung itu, menurut dia, menceritakan tentang buruh gendong di Pasar Beringharjo.
"Seni patung itu diberi nama 'Rejeki Hari Ini'. Lalu saya tambahi 'Alhamdulilah' didepannya. Jadi Alhamdulillah Rejeki Hari Ini," ucap Didit.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/didit-saputro-bersama-meidiana-sedang-menggendong-alhamdulillah-rejeki-hari-ini.jpg)