Tribun Jogja TV
Pelajar SMP Negeri 2 Banguntapan Deklarasi Antiklitih
Ratusan siswa-siswi dari SMP Negeri 2 Banguntapan menggelar deklarasi pelajar Anti Klitih di halaman sekolah setempat, Senin (27/1/2020).
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ratusan siswa-siswi dari SMP Negeri 2 Banguntapan menggelar deklarasi pelajar Anti Klitih di halaman sekolah setempat, Senin (27/1/2020).
Deklarasi dilakukan, sebagai komitmen bersama untuk menjauhi hal- hal yang negatif. Seperti antiklitih, antikekerasan, antigank, antibullying, antidrug dan antipremanisme.
"Apabila melanggar hukum, bersedia diproses dan merupakan tanggungjawab pribadi," ucap para siswa, saat menyampaikan pernyataan secara serentak.
Selepas pernyataan, para siswa kemudian membubuhkan tanda tangan. Disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko, Komite Sekolah, Pak Lurah dan Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko mengatakan, deklarasi diharapkan menjadi pemicu untuk menegakan semangat membela yang benar. Pihaknya mengaku prihatin, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota pelajar, kota pendidikan, kota budaya dan Pariwisata tercoreng dengan maraknya aksi klitih. Terlebih dalam beberapa kasus, pelakunya ternyata masih pelajar dibawah umur.