Menelisik Sekolah Intelijen Indonesia yang Serba Misterius, Tempat Calon Agen Rahasia Didik

Didirikan pada 2004 oleh Badan Intelijen Negara (BIN) yang saat itu dikepalai oleh A.M. Hendropriyono, STIN diharapkan mampu menjadi pemasok SDM

Editor: Iwan Al Khasni
via suar.grid.id
Sekolah tinggi intelijen negara, tempat agen rahasia digembleng 

Sudah tidak rahasia lagi bahwa dunia intelijen itu serba rahasia. Bahkan sekolahnya pun rahasia. Dalam kerahasiaan sekolahnya itu para calon anggota tim “James Bond” Indonesia ini menjalani pendidikannya.

Pada zaman ini, mencari alamat sebuah sekolah atau institusi pendidikan bukanlah perkara sulit. Cukup buka buku telepon atau menjelajah di internet. Cling! Semua informasi bisa didapat.

Lain ceritanya kalau yang dicari adalah sekolah calon agen rahasia. Tak ada nomor telepon, demikian juga alamat.

Begitu berhasil mendapat nomor kontak, mencari lokasi sekolah tersebut menjadi pekerjaan berikutnya.

Di lokasi, petunjuknya pun hanya sebuah gapura besar bertuliskan “Selamat Datang” di tepi jalan di daerah Sentul Selatan, Bogor, Jawa Barat.

Gapura yang menjadi jalan masuk tersebut dibatasi oleh hutan kecil di sebelah kiri dan tembok memanjang setinggi dua meter di sebelah kanannya.

Tembok tersebut mengarah ke sebuah gerbang. Lagi-lagi tanpa petunjuk apa pun.

Hanya ada beberapa CCTV dan sebuah pos pengamanan yang dijaga oleh dua orang berseragam militer.

Setiap tamu yang berkunjung ke sana, kedua penjaga tersebut tanpa basa-basi langsung meminta ponsel dan kamera untuk disimpan di pos pengamanan.

Di balik gerbang tampak beberapa bangunan berdiri tidak beraturan sesuai kontur tanah.

Sebuah logo, dengan gambar garuda di bagian tengahnya, terlihat di salah satu gedung.

Di sekeliling logo tersebut terdapat tulisan: Sekolah Tinggi Intelijen Indonesia (STIN).

Seolah menjadi petunjuk bahwa bangunan tersebut merupakan tempat para agen rahasia Indonesia dididik.

Prediksi masa depan

Didirikan pada 2004 oleh Badan Intelijen Negara (BIN) yang saat itu dikepalai oleh A.M. Hendropriyono, STIN diharapkan mampu menjadi pemasok SDM bagi BIN.

Halaman
1234
Sumber: Suar.id
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved