Cuaca Ekstrem: Setelah Kebakaran Hutan, Kini Australia Dilanda Hujan Es, Hancurkan Jendela dan Atap

Selang dua minggu setelah asap tebal dan kebakaran besar di hutan Autralia, kini daerah Canberra mengalami hujan es yang merusak jendela rumah.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Twitter @JoshButler
Cuaca Ekstrem: Setelah Kebakaran Hutan, Kini Australia Dilanda Hujan Es, Hancurkan Jendela dan Atap 

Cuaca Ekstrem: Setelah Kebakaran Hutan, Kini Australia Dilanda Hujan Es, Hancurkan Jendela dan Atap

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah kebakaran hutan dan kabut asap di negara Australia, kini hujan es besar menghantam ibu kota negara Australia dan menghancurkan jendela-jendela dan membuat lubang-lubang di atap bangunan.

Perubahan cuaca ekstrem ini menjadi viral di media sosial.

Warganet Australia membandingkan perubahan cuaca dalam waktu beberapa minggu.

Mengutip dari 10daily.com.au, hujan es ini awalnya dimulai dari utara dari Victoria sampai ke Canberra sekitar jam satu siang waktu setempat.

Akun Twitter @JoshButler, membandingkan selang waktu kabut gedung Parliament House Canberra pada 5 Januari dengan hujan es yang menyelimuti gedung tersebut pada 20 Januari 2020.

Selang dua minggu, kota Canberra yang berkabut karena asap kebakaran berubah menjadi pemandangan es putih di halaman.

Badan Meteorologi Australia memperlihatkan hembusan angin pada 116 kilometer per jam di dekat bandara kota.

BOM sebelumnya memperingatkan "hujan es raksasa" dalam waktu dekat.

Selain itu ada badai yang mendekat.

Perubahan cuaca ini membuat penasihat mengumumkan badai besar di wilayah Sydney pada Senin sore.

BOM mengatakan hujan es setebal 4-5 cm telah dilaporkan dalam ACT. Mereka juga mengeluarkan peringatan mendesak untuk warga di Sydney.

Diperkirakan angin dan batu-batu es besar akan terjadi di beberapa daerah di Australia pada Senin sore.

Melalui media sosial, National Archives of Australia mengumumkan kantor mereka ditutup karena kerusakan hujan es pada Senin Sore.

Dampak hujan es berdampak pada hewan-hewan di hutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved