PSS Sleman

Respon Suporter Brigata Curva Sud (BCS) Terkait Persiapan PSS Sleman Musim 2020

Pergerakan yang tergolong Adem ayem di bursa transfer mendapat tanggapan dari suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS).

Respon Suporter Brigata Curva Sud (BCS) Terkait Persiapan PSS Sleman Musim 2020
daily.jstor.org
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman tidak menampakkan geliat agresif pada bursa transfer pemain dan tergolong adem ayem dalam melakukan persiapan tim untuk mengarungi kompetisi tahun 2020.

Hal itu bisa dilihat hingga pekan kedua Januari 2020, PSS Sleman belum juga mendapatkan juru taktik defenitif.

Proses negosiasi kontrak dengan Seto Nurdiyantoro yang menjadi bidikan untuk kembali dipercaya menghuni jabatan sebagai juru taktik PSS Sleman masih berjalan alot.

Alotnya proses negosiasi antara kedua belah pihak, juga berimbas kepada tersendatnya proses rekrutan pemain anyar.

Jadi Prioritas PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro : Kemungkinan Semua Masih Bisa Terjadi

Hinga pekan kedua januari 2020, PSS Sleman baru berhasil mengamankan 13 tanda tangan pemain.

Hanya satu pemain yang merupakan pemain anyar.

Selebihnya merupakan muka-muka lama yang mendapat rekomendasi untuk diperpanjang kontraknya.

Adapun 13 pemain tersebut yakni, Ega Rizky Pramana, Bagus Nirwanto, Derry Rachman Noor, Asyraq Gufron Rachmadan, Alfonso de la Cruz, Wahyu Sukarta, Guilherme Batata, Ocvian Chanigio, Irkham Zahrul Mila, Yevhen Bokhashvili, Saddam Emiruddin, Efdal Prastiyo dan pemain anyar Samsul Arifin.

Pergerakan yang tergolong Adem ayem di bursa transfer mendapat tanggapan dari suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS).

Awalnya Dianggap Gulma, Kini Amarilis Jadi Primadona

Menurutnya persiapan tim berjuluk Super Elang Jawa yang cenderung santai tersebut adalah hal biasa yang selalu ditunjukan oleh PSS Sleman di awal musim.

"Kalau temen-temen BCS, ya sudah tidak kaget, sudah jadi ritual tahunan persiapan awal musim selalu begini," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) BCS, Muhammad Zulfikar pada Tribunjogja.com, Kamis (9/1/2020).

Menurutnya, BCS yang merupakan kelompok suporter penghuni tribun selatan stadion Maguwoharjo, Sleman itu juga enggan untuk mengajukan permintaan kepada manajemen PSS Sleman.

"Tugas kami cuma mendukung saat bertanding, senang-senang saat menang dan mengkritik kalau kalah," katanya.

"Kita nggak mau banyak-banyak permintaan, wong yang 8 permintaan, tahun kemarin aja masih dihutang," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved