Obat Ini yang Digunakan Reynhard Sinaga untuk Lumpuhkan Para Korbannya
Reynhard Sinaga dikabarkan dihukum seumur hidup lantaran terbukti bersalah dalam 159 kasus pemerkosaan.
Sebelum memperkosa, Reynhard diketahui mencekoki para calon korbannya dengan obat bius.
Berdasarkan laporan Telegraph, obat bius yang digunakan Reynhard adalah GHB (gamma hydroxybutyrate). Yakni obat golongan C yang dapat digunakan untuk mengurangi hambatan dan menimbulkan perasaan euforia.
Obat ini juga dikenal sebagai ekstasi cair, itu adalah obat pesta populer.
Cairan berminyak yang tidak berbau, biasanya dijual dalam botol atau kapsul kecil dan efeknya biasanya terjadi dalam 20 menit dan bertahan selama beberapa jam.
Mereka yang menggunakan obat dapat dibiarkan sangat bingung dan menderita kehilangan ingatan jangka pendek.
Hal ini dapat menyebabkan pengguna pingsan dengan mudah dan sangat mudah overdosis bahkan dapat menyebabkan kematian.
Lebih dari 200 kematian telah dikaitkan dengan penggunaan obat.
Pembunuh berantai gay Stephen Port menggunakan obat itu pada korbannya, tetapi secara tragis memberi mereka begitu banyak sehingga empat dari mereka meninggal.
Setelah vonis Sinaga, Priti Patel, Menteri Dalam Negeri, telah meminta peninjauan terhadap klasifikasi obat tersebut.
Dia berkata: "Saya sangat prihatin dengan penggunaan obat-obatan terlarang seperti GHB untuk melakukan kejahatan ini dan telah meminta Dewan Penasihat independen tentang Penyalahgunaan Narkoba untuk mempercepat tinjauan melihat apakah kontrol kami untuk obat-obatan ini cukup tangguh."
Pengantar skripsi: 'the dark side of me'
Reynhard mendapatkan gelar sarjananya pada 2006 dari jurusan arsitektur di salah satu universitas ternama di Indonesia dalam waktu empat tahun.
Setelah menyelesaikan studi S1 di Indonesia, Reynhard melanjutkan studi di Inggris.
Dalam catatan pengantar skripsinya, Reynhard menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak mulai dari keluarga, kampus hingga teman kuliah lintas angkatan, di antaranya adalah seperti ucapan terima kasih kepada teman yang mengetahui 'sisi kelam' dirinya.
"Mami-mami peramalku .... (terima kasih atas sumbangan pikirannya buat skripsi ini) dan .... yang selalu meramalku dengan gratis dan tahu 'the dark side of me' everybody has his/her dirty laundry right? Haha.." tulis Reynhard.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/reynhard-sinaga-yang-terlibat-dalam-159-kasus-perkosaan-di-inggris.jpg)