Yogyakarta

DIY Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Sri Sultan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selain kondisi sungai yang cukup dalam, Ngarsa Dalem pun menilai, masyarakat, terutama di kawasan zona merah, sudah memiliki bekal mitigasi bencana y

DIY Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem, Sri Sultan Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang, yang diprediksi bakal melanda sejumlah titik pada awal 2020 ini.

Menurutnya, sesuai predikisi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, warga tak boleh menganggap enteng potensi tersebut.

Akan tetapi, ia menilai, kondisi sungai-sungai di Yogyakarta saat ini cenderung cukup aman dari ancaman bencana.

BMKG Sebut Siklon Tropis Blake Mulai Menjauhi Indonesia, Namun Masih Ada Potensi Cuaca Ekstrem

"Tapi di sini sungainya dalam-dalam, ya kita antisipasi saja dari BMKG kan 11 sampai 15 Januari kemungkinan di Yogya hujan deras dan angin yang cukup kencang. Harus waspada," katanya, Selasa (7/1/20).

Selain kondisi sungai yang cukup dalam, Ngarsa Dalem pun menilai, masyarakat, terutama di kawasan zona merah, sudah memiliki bekal mitigasi bencana  yang mumpuni.

Ditambah lagi, BPBD di setiap kota dan labupaten sejauh ini sudah bersiap sepenuhnya.

"BPBD DIY, kemudian kabupaten dan kota sudah siap. Harapannya semoga enggak ada (bencana) ya. Kalau masyarakatnya, yang di desa-desa, saya rasa mereka semua sudah punya bekal training tanggap bencana sebelumnya," terang Sri Sultan.

Walaupun tetap berharap agar jangan sampai terjadi bencana di kawasan Yogyakarta, orang nomor satu di DIY tersebut memastikan segala kesiapan logistik dan anggaran yang dapat dimaksimalkan, andai hal-hal yang tidak diinginkan nantinya harus terjadi. 

Prediksi Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Mlati

"Setiap kabupaten dan kota kan sudah punya dana yang setiap saat bisa keluar. Tapi, semoga saja tidak sampai keluar ya, berarti kan tidak ada bencana," pungkas Ngarsa Dalem. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved