Pendidikan

Rektor UMY Sebut Peran Insinyur Dibutuhkan di Berbagai Bidang

Menghadapi era revolusi industri 4.0 insinyur semakin banyak dibutuhkan perannya di berbagai bidang.

Rektor UMY Sebut Peran Insinyur Dibutuhkan di Berbagai Bidang
istimewa
Suasana Sumpah Profesi Insinyur dan Kuliah Umum Keinsinyuran pada Senin, (6/1/2020) di Ruang Sidang AR Fachrudin A Kampus Terpadu UMY. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menghadapi era revolusi industri 4.0 insinyur semakin banyak dibutuhkan perannya di berbagai bidang.

Semakin kedepan nantinya semua pekerjaan manusia akan digantikan oleh mesin.

Oleh karena itu, peran insinyur sangat dibutuhkan di era revolusi  industri 4.0 saat ini.

Namun kendala yang terjadi di dunia insinyur Indonesia adalah sering berbeda pendapat dan masing-masing bekerja secara Individu.

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto mengatakan, kondisi insinyur di Indonesia dapat digambarkan dari penanganan pasien di Turki seperti pengalaman yang pernah ditemuinya.

UMY Luncurkan Fasilitas Daring dan Co-working Space Cafe

"Berbeda sekali dengan yang pernah saya alami ketika berada di Rumah Sakit Turki. Pasien itu ditangani oleh banyak dokter yang bekerja sama agar pasien cepat terselamatkan, berbeda dengan di Indonesia pasien lebih sering ditangani oleh satu dokter spesialis, begitu juga yang terjadi di dunia insinyur Indonesia," ujarnya dalam Sumpah Profesi Insinyur dan Kuliah Umum Keinsinyuran pada Senin, (6/1/2020) di Ruang Sidang AR Fachrudin A Kampus Terpadu UMY.

Ia mengatakan para insinyur harus sering bertemu dalam forum diskusi untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di Indonesia.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Tim Ahli Keinsinyuran Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Rudy Purwondho mengatakan kebutuhan SDM insinyur di Indonesia mencapai 155 ribu pertahun, sementara itu lulusan insinyur di Indonesia saat ini hanya 80 ribu pertahun.

Hal ini menunjukkan sangat kurangnya SDM insinyur untuk mengatasi berbagai permasalahan di Indonesia.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa UMY yang pada kali ini meluluskan 18 mahasiswa.

"Harapannya kedepannya semakin banyak mahasiswa profesi insinyur di UMY agar kita menjadi bagian terbesar dari SDM insinyur yang dibutuhkan di Indonesia,”ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lembaga Layanan Dikti Wilayah V, Tunggul Priyono menyampaikan mahasiswa UMY sudah dibekali dengan SDM yang unggul.

“UMY juga sudah membekali dengan prinsip 6C yaitu critical thinking, colaboration, communication, creative, caracter, citizen, itu artinya mulai saat ini UMY sudah mempersiapkan SDM yang unggul dan tidak akan tergantikan oleh mesin di masa mendatang,” ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved