Yogyakarta

Dukung Relawan Tangani Banjir, PMI DIY Kirimkan 100 Rompi ke PMI Jakarta

PMI DIY mengirim bantuan rompi untuk relawan-relawan PMI di DKI Jakarta yang saat ini sedang merespons bencana banjir.

Dukung Relawan Tangani Banjir, PMI DIY Kirimkan 100 Rompi ke PMI Jakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 100 rompi disalurkan oleh Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) ke PMI Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Hal ini untuk mendukung personel PMI yang saat ini sedang berjuang di tengah bencana banjir di wilayah Jakarta.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo menjelaskan, pihaknya mengirim bantuan rompi untuk relawan-relawan PMI di DKI Jakarta yang saat ini sedang merespons bencana banjir.

Dirinya berharap rompi ini mendukung mereka dalam membantu masyarakat.

Ganjar Pranowo Kirim Bantuan Logistik dan Relawan Untuk Korban Banjir di DKI Jakarta

“Relawan juga perlu diperhatikan perlindungan dan keselamatannya agar bisa membantu masyarakat”, ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Jumat (3/1/2020) sore.

Sementara data PMI Pusat dalam respons tanggap darurat bencana banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Banten (Jabodetabek) per tanggal 2 Januari 2020, PMI telah menerjunkan 409 personel, 10 tenaga kesehatan serta mendistribusikan berbagai bantuan, di antaranya adalah 400 hygiene kit, 200 terpal, 400 sarung, 11 perahu karet, 4 alat dapur umum, dua truk engkel, 13 ambulans, dua kendaraan double cabin serta empat kendaraan operasional.

Gusti Prabukusumo juga menambahkan bahwa masyarakat, pihak swasta atau donatur yang akan membantu penyintas bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya bisa menghubungi Posko PMI DIY, melalui telepon 0274 5012949 atau melalui rekening Bank Mandiri Kc. Yogyakarta Sudirman an.

Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DIY, No. Rek 137.00074.4959.4.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI DIY, Arif Rianto Budi Nugroho menjelaskan, untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem sepekan antara tanggal 1-7 Januari 2020, PMI DIY mengambil beberapa kebijakan di antaranya dengan mengaktifkan Posko PMI se-DIY, menyiapkan sarana prasarana penunjang untuk melakukan respons tanggap darurat terkait musim penghujan yang berpotensi cuaca ekstrem.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

“Kami menyiagakan personel terlatih untuk kesiapsiagaan serta melakukan respons awal jika terjadi bencana. Hal ini tentu dibarengi dengan koordinasi baik internal PMI maupun instansi, lembaga terkait serta pihak eksternal lainnya untuk kecepatan respons tanggap darurat,” jelasnya.

Kepala Dinsos DIY, Untung Sukaryadi mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah logistik untuk kesiapsiagaan bencana.

Selain itu, personel relawan binaan Dinsos DIY seperti Tagana di berbagai kabupaten dan kota di DIY.

Selain itu kampung siaga bencana juga turut dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan dampak cuaca ekstrim dalam beberapa hari ke depan.

“Saat ini jumlah kampung wisata di DIY mencapai sekitar 50 titik. Sementara, untuk logistik setiap kampung siaga bencana ini juga sudah siap di setiap kampung masing-masing. Jika kampung ini kurang maka dari kami akan keluarkan stok juga," urainya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved