Kota Yogyakarta

DLH Kota Kerja Ekstra Tangani Sampah Tahun Baru

Volume sampah di sekitar Malioboro, Titik Nol dan Alun-alun Utara mencapai enam ton, sedangkan dari area Tugu Pak Putih, Alun-alun Selatan dan sekitar

DLH Kota Kerja Ekstra Tangani Sampah Tahun Baru
Istimewa
Ilustrasi: Petugas kebersihan tengah membersihkan sampah dari kawasan Malioboro 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta kerja ekstra tangani sampah saat Tahun Baru.

Kepala Seksi Penanganan Sampah DLH Kota Yogyakarta, Heryoko mengatakan sampah di sekitar Tugu Pal Putih, Malioboro, Alun-alun Utara, hingga Alun-alun Selatan Kota Yogyakarta mengalami peningkatan.

Volume sampah di sekitar Malioboro, Titik Nol dan Alun-alun Utara mencapai enam ton, sedangkan dari area Tugu Pak Putih, Alun-alun Selatan dan sekitar Kleringan sekitar empat ton.

"Kalau akumulasi seputar malam tahun baru sekitar 15 ton sampah. Itu hanya tanggal 1 saja. Jika dibandingkan dengan tahun lalu mungkin ada kenaikan dua sampai tiga ton. Apalagi kemarin juga hujan deras, jadinya tonasenya meningkat," katanya, Kamis (02/01/2020).

Merawat Yogyakarta dari Tumpukan Sampah

Yang membuat petugas kewalahan, lanjutnya adalah sampah-sampah yang berceceran, bahkan hingga ke jalan.

Hampir 80 persen sampah tidak pada tempatnya.

"Dominan sampah plastik bekas cup minuman, plastik bungkus makanan, tusuk-tusuk sate, puntung rokok, bekas tisu dan lain-lain. Sampah kecil-kecil itu yang membuat petugas harus kerja ekstra. Harus telaten, karena sampah-sampah itu sulit disapu, apalagi dalam keadaan basah," lanjutnya.

Ia mengaku prihatin atas sampah-sampah yang masih berserakan.

Menurut dia kesadaran wisatawan untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang.

Pihaknya bahkan menambah jumlah petugas kebersihan saat malam tahun baru.

Ada 45 petugas kebersihan yang dikerahkan. Armanda kebersihan pun dioptimalkan, mulai dari compactor, dump truck, hingga mobil sweapator.

Atasi Penumpukan Saat Libur Akhir Tahun, UPT Malioboro Percepat Pembuangan Sampah

"Bukan masalah jumlah tempat sampahnya, tetapi kesadaran masyarakat yang masih harus ditingkatkan. Petugas kemarin ada 45, secara reguler kita siapkan 30 yang dibagi tiga shift, pagi, siang, dan malam,"lanjutnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta mengimbau wisatawan untuk selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah di tempat yang disediakan.

"Kami mengimbau wisatawan untuk membuang sampah pada tempatnya. Kalau wisatawan membuang sampah di tempat sampah, tentu sangat memudahkan petugas kebersihan. Jangan dibuang di bawah kursi atau di pot-pot," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved