Travel
Griya Dhahar Jawi Sajikan Kuliner Tradisional dengan Konsep Kekinian
Menyambangi Griya Dhahar Jawi serasa pulang kampung, suasananya khas nuansa pedesaan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Griya Dhahar Jawi resmi dibuka mulai 1 Januari 2020.
Rumah makan yang berada di Dusun Kadisoro, RT 06, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul itu menyajikan kuliner tradisional jawa.
Terutama masakan khas, masyarakat Bantul.
Misalnya, seperti Gudeg Manggar.
Olahan makanan tradisional ini menjadi menu andalan.
Karena berbeda, tidak seperti Gudeg pada umumnya yang terbuat dari nangka muda.
• Rawan Macet, Sebaiknya Hindari Jalan Ini Saat Tahun Baru di Bantul
Gudeg Manggar terbuat dari putik bunga kelapa muda.
Cita rasanya lebih gurih dengan daun ketela sebagai sajian pelengkap.
"Jadi ide awalnya kita mencoba bagaimana mengembalikan ataupun mengenalkan makanan tradisional kepada generasi muda, yang mungkin selama ini mereka lebih kenal dengan makanan siap saji," ujar Eri Budiarto, selaku owner, Rabu (01/1/2020).
Selain Gudeg Manggar, rumah makan dengan desain bangunan Limasan Jawa itu menyediakan makanan tradisional lainnya.
Ada oseng teri, ontel gedang atau oseng jantung pisang, sayur Lombok hingga pecel Madiun.
• Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata
Pecel Madiun ini, menurut Eri, berbeda dengan pecel pada umumnya.
Perbedaan itu terletak pada sambalnya, lebih gurih dan asin.
Lebih spesial dengan tambahan lamtoro, serundeng dan peyek.
Berbicara menu makanan tradisional, rasanya kurang lengkap jika tanpa sambal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/griya-dhahar-jawi-sajikan-kuliner-tradisional-dengan-konsep-kekinian.jpg)