Bupati Kulon Progo Ingin Segera Punya Wakil

Ia ingin segera memiliki pendamping di sisa masa jabatannya memimpin kabupaten terbarat di DIY tersebut.

TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
pengucapan sumpah dan janji Bupati Kulon Progo, H Sutedjo di depan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Bupati Kulon Progo, Sutedjo, berharap segera ada kejelasan terkait rekomendasi nama calon wakilnya.

Ia ingin segera memiliki pendamping di sisa masa jabatannya memimpin kabupaten terbarat di DIY tersebut.

Harapannya saat ini adalah hasil rekomendasi dari Sekretariat Bersama Penjaringan Calon Wakil Bupati Kulon Progo itu bisa segera turun.

Ia tak mematok target waktu tertentu atas hal ini, namun menurutnya, akan lebih baik bila rekomendasi itu lebih cepat muncul sehingga tahap pemilihan bisa dilanjutkan dan didapatkan hasilnya.

Keberadaan seorang wakil dirasanya sangat diperlukan mengingat beban kerjanya sebagai seorang Bupati tak bisa dibilang sedikit. Jika ada Wakil Bupati, tentu ia bisa berbagi tugas dengan rekan kerjanya itu.

"Harapan kami, lebih cepat, lebih baik. Supaya, saya (segera) ada pasangannya,"kata Sutedjo, Jumat (27/12/2019).

Seperti diketahui, Kulon Progo tengah mencari sosok wakil yang akan mendampingi Sutedjo setelah dilantik menjadi bupati definitif. Sutedjo menggantikan rekannya di Pilkada 2017 yakni Hasto Wardoyo yang kini diangkat sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Sekber Penjaringan Cawabup dari partai politik pengusung Hasto-Sutedjo pada Pilkada 2017 lalu telah menjaring delapan nama bakal calon dan telah diajukan permohonan rekomendasi ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) masing-masing partai.

Kedelapan nama itu yakni Yoeke Indra Agung Laksana (mantan Ketua DPRD DIY), Agus Langgeng Basuki (Kepala Bappeda Kulon Progo), Anton Supriyono (Kepala Desa Banjaroya, Kalibawang), Fajar Gegana (Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kulon Progo). Selain itu juga ada nama Fidelis Indriarto Diponegoro (pengusaha), Bambang Ratmaka (pengusaha kontraktor), Sumanto (kontraktor), dan Eko Susanto (penggiat seni dan penulis lakon dari Samigaluh).

Sutedjo pun berjanji tidak akan berlarut-larut mendiamkan hasil rekomendasi. Begitu surat rekomendasi itu diterimanya, ia akan langsung mengirimkannya ke DPRD untuk dibahas oleh legislator lalu dipilih sosoknya.

"Misal saya terima hari ini, langsung kita kirimkan ke DPRD hari ini juga atau di hari selanjutnya,"kata Sutedjo. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved