Nama Calon Wakil Bupati Kulon Progo Urung Muncul di 2019
Surat rekomendasi yang mencantumkan dua nama calon bahkan sudah ditandatangani pengurus pusat pada pertengahan Desember ini.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Daftar nama calon Wakil Bupati Kulon Progo dipastikan belum akan muncul pada 2019 ini.
Rekomendasi nama dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan hingga kini belum juga keluar.
Sekretaris DPC PDIP Kulon Progo, Istana, mengatakan tidak ada persoalan di pengurus pusat partainya.
Surat rekomendasi yang mencantumkan dua nama calon bahkan sudah ditandatangani pengurus pusat pada pertengahan Desember ini.
Hanya saja, ada faktor timing (pemilihan waktu) serta kesibukan di pusat dalam persiapan Pilkada Serentak sehingga surat rekomendasi itu belum juga turun. Maka itu, dimungkinkan rekomendasi baru turun di awal 2020.
"Semua sibuk di akhir tahun tapi tidak ada persoalan rekomendasi. Mudah-mudahan minggu depan sudah turun,"kata Istana, Kamis (26/12/2019).
Internal Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Kulon Progo juga masih terus berkoordinasi.
Adapun dua nama calon wakil bupati terekomendasi berdasar hasil konsultasi dengan DPD PDIP DIY telah dimintakan rekomendasi pula ke dewan pengurus pusat dari masing-masing partai pengusung.
"Secara terbuka nanti akan disampaikan supaya ada kejelasan,"kata Istana.
Seperti diketahui, ada 8 nama bakal calon wakil bupati yang berhasil dijaring Sekretariat Bersama Penjaringan Calon Wakil Bupati Kulon Progo. Yakni, Yoeke Indra Agung Laksana (mantan Ketua DPRD DIY), Agus Langgeng Basuki (Kepala Bappeda Kulon Progo), Anton Supriyono (Kepala Desa Banjaroya, Kalibawang), Fajar Gegana (Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kulon Progo), Fidelis Indriarto Diponegoro (pengusaha), Bambang Ratmaka (pengusaha kontraktor), Sumanto (kontraktor), dan Eko Susanto (penggiat seni dan penulis lakon dari Samigaluh).
Mereka bersaing untuk mengisi kursi jabatan Wakil Bupati Kulon Progo yang saat ini kosong setelah dilantiknya Wabup terdahulu, Sutedjo sebagai Bupati definitif.
Sutedjo menggantikan rekannya di Pilkada 2017 yakni Hasto Wardoyo yang kini diangkat sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Meski rekomendasi nama calon belum muncul, legislator Kulon Progo terus bergerak aktif. Panitia khusus bahkan sudah dibentuk berdasarkan surat dari Bupati Kulon Progo tertanggal 7 November 2019 tentang Permohonan Pengisian Wakil Bupati Kulon Progo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kulonprogo_20180731_185841.jpg)