Kota Magelang

Perpustakaan Kota Magelang Sediakan Buku untuk Warga Binaan Lapas

Disperpusip Kota Magelang terus berupaya menanamkan budaya membaca atau literasi kepada masyarakat, tidak terkecuali bagi para warga binaan di Lembaga

Perpustakaan Kota Magelang Sediakan Buku untuk Warga Binaan Lapas
Dok Humas Pemkot Magelang
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang terus berupaya menanamkan budaya membaca atau literasi kepada masyarakat, tidak terkecuali bagi para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang terus berupaya menanamkan budaya membaca atau literasi kepada masyarakat, tidak terkecuali bagi para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Mereka pun konsisten dengan mengirimkan buku secara rutin ke Lapas kelas IIA Magelang sejak beberapa tahun lalu.

Staff PNS Perpustakaan Kota Magelang, Sodikun, memaparkan buku-buku yang dikirim ke Lapas disesuaikan kebutuhan warga Lapas, seperti psikologi, agama, sosial, teknik, ketrampilan, dan fiksi.

Kota Magelang Siap Hadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

"Saya harap buku-buku ini dapat menambah pengetahuan warga Lapas. Sekaligus bisa dijadikan bekal ketika mereka sudah bebas nanti, sehingga menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya serta berwawasan luas," katanya, Senin (16/12/2019).

Salah satu pegawai Lapas IIA Magelang, Tri Yoga, menuturkan sudah 13 tahun pihaknya bersinergi dengan Perpustakaan Kota Magelang yang rutin mengirim buku dan meminjamkan buku secara berkala kepada warga binaan.

Ia menjelaskan, adanya dropping buku yang dibagikan kepada warga binaan sangat membantu psikologis mereka.

Pasalnya, warga Lapas juga membutuhkan hiburan, sehingga bacaan menjadi salah satu konsumsi yang sangat konstruktif.

"Warga binaan sangat antusias mendapatkan pinjaman buku-buku ini. Ada yang membaca kitab suci, buku motivasi, agama, eletro, pertanian dan lainnya. Tapi minat tertinggi tetap pada buku fiksi," ujar Tri Yoga.

Harga dan Stok Pangan, Bahan Pokok dan BBM di Kota Magelang Dipastikan Aman

Saat ini, Lapas IIA Magelang sudah memiliki perpustakaan mini sendiri. Meskipun koleksinya masih sangat terbatas, pihaknya berharap lewat kerja sama ini akan menambah wawasan para warga binaan.

"Meski secara fisik terpenjara, namun mereka masih berhak untuk tetap mendapatkan akses informasi dan pengetahuan. Dengan literasi, harapannya mereka mendapatkan motivasi diri dan memperkuat ilmu agama untuk berubah menjadi lebih baik," tandasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved