Jawa

Relawan Klaten Kini Dibekali Peralatan Baru Hadapi Cuaca Buruk

Komunitas relawan kabupaten klaten berjumlah 74 komunitas di antaranya dari tokoh agama, dari komunitas relawan masyarakat.

Relawan Klaten Kini Dibekali Peralatan Baru Hadapi Cuaca Buruk
Dokumentasi Pemkab Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani memberikan bantuan kepada Komunitas Relawan Klaten bertugas seperti peralatan baru berupa sepatu booth, jas hujan, HT, dan senso Pendopo Rumah Dinas Bupati Sabtu, (14/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau yang sering disebut musim pancaroba perlu diwaspadai.

Bencana yang datang tidak bisa diperkirakan kapan akan datangnya, sehingga kita harus selalu siap.

Dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana Bupati Klaten mengundang Relawan untuk hadir dalam acara Silaturahmi Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sabtu, (14/12/2019).

BREAKING NEWS: Bocah 6 Tahun Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Puting Beliung di Klaten

SIP Anwar Kalak BPBD Kabupaten Klaten mengatakan yang hadir sejumlah 185 Orang perwakilan dari Komunitas Relawan.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para relawan dalam penanggulangan bencana di musim pancaroba, memberikan arahan persamaan persepsi dan langkah, membangkitkan semangat relawan di tengah masyarakat, dan memperlancar tugas penanganan resiko bencana.

Komunitas relawan kabupaten klaten berjumlah 74 komunitas di antaranya dari tokoh agama, dari komunitas relawan masyarakat.

Akhir – Akhir ini selama Bulan Desember ada beberapa kejadian bencana sejak 3 Desember 2019 di lima kecamatan bagian timur, 9 Desember terjadi di 11 kecamatan, 11 Desember melanda sepuluh kecamatan menelan korban di Kecamatan Karanganom, dan terakhir tanggal 13 Desember melanda delapan kecamatan di lapangan SMP Negeri 2 Cawas saat acara pengajian.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

“Bantuan yang kami serahkan ini belum bisa mencukupi semuanya tapi setidaknya bisa membantu saat relawan bertugas seperti sepatu booth, jas hujan, HT, dan senso. Kemarin sempat mengecek tempat wisata itu menjadi rusak akibat angin dan ratusan pohon roboh. Maka untuk para relawan juga bisa membantu merapikan pohon-pohon yang terlalu rindang. Sehingga bisa mengantisipasi, tentu kita mulai mengantisipasi mulai dari lingkungan keluarga kita dan baru disekeliling kita. Relawan ini tidak butuh uang tapi butuh senso seperti yang dikatakan. Semoga dengan alat-alat ini bisa membantu saat bertugas dan sebaiknya bisa menjaga yang sudah diberikan jangan sampai rusak dan digunakan sebaik-baiknya. Jaga kondisi badan dan kesehatan harus diperhatikan, karena relawan butuh tenaga yang ekstra,” jelas Bupati Klaten Sri Mulyani.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dibagikan kepada Rescue Klaten Timur (RKT), Komunitas Tanggap Bencana Wedi, Solodiran Rescue Manisrenggo, Relawan Pandanaran Bayat, LPB Muhammadiyah Kabupaten Klaten, Banser Tanggap Bencana, Senkom Mitra Polri, Komunitas Independen Semut Geni dan lainnya.

Maka dengan itu Relawan diharapkan semakin sigap dalam menghadapi bencana khususnya di Kabupaten Klaten. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved