Breaking News:

Kota Jogja

PERHATIAN ! Wisatawan di Jalan Malioboro Yogyakarta Hanya Boleh Merokok di Titik-titik Ini Saja

Para wisatawan di kawasan Malioboro, Yogyakarta bakalan tak bisa lagi sesuka hati merokok di sembarang tempat.

TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Jalan Malioboro 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para wisatawan di kawasan Malioboro, Yogyakarta bakalan tak bisa lagi sesuka hati merokok di sembarang tempat.

Sebab, tidak semua titik di Malioboro bisa dinikmati sambil menghisap lintingan tembakau. Para pengunjung Malioboro yang perokok hanya boleh merokok di titik tertentu saja.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta terus melakukan upaya sosialisasi kepada wisatawan Malioboro agar tidak merokok di sembarang tempat.

Bukan tanpa alasan, Malioboro merupakan ruang publik, dimana perokok tidak diperkenankan merokok sembarangan.

Kepala Satpol PP Agus Winarto mengatakan pembatasan ruang merokok, bukan berarti perokok tidak boleh merokok di Malioboro. Namun, perokok harus merokok di tempat khusus.

"Kami terus upayakan untuk sosialisasi kepada wisatawan agar tidak merokok sembarangan. Bukan berarti tidak boleh merokok sama sekali,"katanya, Rabu (16/12/2019).

Pihaknya telah melakukan kajian titik-titik untuk merokok.

Sementara ini pihaknya telah menetapkan lima titik khusus merokok. Lima titik tersebut adalah seputaran hotel Grand Inna Malioboro, seputaran Mall, sebelah barat Pemda DIY (kompleks Kepatihan), depan pasar sore Malioboro.

"Sementara ini ada lima titik yang menjadi spot merokok. Masih bisa bergeser, tetapi sementara ini kami tetapkan lima titik itu,"sambungnya.

Tidak hanya petugas Satpol PP saja, ia juga mengajak Jogoboro untuk melakukan pengawasan dan sosialisasi.

Menurut dia, spot khusus merokok penting, utamanya karena sampah rokok sering dibuang sembarangan. Dengan adanya spot merokok, diharapkan sampah rokok tidak berceceran dan mengotori Malioboro.

"Sementara belum ada sanksi jika ada yang melanggar. Kami bekerjasama dengan teman-teman Jogoboro untuk mengingatkan saja, sekaligus sosialisasi, kepada wisatawan," jelasnya.

"Kami sudah siapkan asbak, juga menyiapkan tulisan agar wisatawan dapat membaca,"sambungnya.

Ia berharap wisatawan yang merokok dapat tertib dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, ia juga ingin agar wisatawan yang merokok menghargai wisatawan lain yang tidak merokok.  (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved