Minggu Besok, UGM Gelar Pawai Budaya Nitilaku dari Kraton Yogyakarta Menuju Bulaksumur

Nitilaku kali ini mengusung tema “Menggugah Warisan- Bersama Kebangsaan dan Berbudaya.”

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Muhammad Fatoni
www.ugm.ac.id
Gedung Rektorat UGM Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali akan menggelar Pawai Budaya Nitilaku pada Minggu (15/12/2019) besok.

Kegiatan tersebut dilakukan jelang puncak peringatan Dies Natalis ke-70 UGM.

Nitilaku kali ini mengusung tema “Menggugah Warisan- Bersama Kebangsaan dan Berbudaya.”

Kegiatan ini untuk mengenang prosesi perpindahan kampus UGM dari Pagelaran Keraton Yogyakarta menuju Bulaksumur.

"Nitilaku bertujuan untuk mengingatkan kembali peran Kraton Yogyakarta terhadap berdirinya UGM," ujar Rektor UGM, Panut Mulyono, kepada awak media, Jumat (13/12/2019).

Rektor UGM Panut Mulyono (tengah) dan Ketua Penyelenggara Nitilaku 2019, Hendrie Adji Kusworo (kanan) dalam jumpa pers Pawai Budaya Nitilaku
Rektor UGM Panut Mulyono (tengah) dan Ketua Penyelenggara Nitilaku 2019, Hendrie Adji Kusworo (kanan) dalam jumpa pers Pawai Budaya Nitilaku (TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri)

Nitilaku pada tahun ini akan dimeriahkan ribuan peserta pawai yang mengenakan kostum wayang, busana pejuang, serta pakaian adat nusantara.

“Wayang merupakan budaya bangsa Indonesia yang sarat makna keteladanan, kepahlawanan, ketokohan, kebijaksanaan, dan tentunya kebudayaan yang merupakan salah satu jati diri UGM sebagai universitas pusat kebudayaan,” katanya.

Film Surat Dari Kematian Ceritakan Kisah Horor dan Mitos Kampus UGM

UGM Kini Miliki Smart Taman Herbal

Pawai ini juga menjadi ajang pertemuan bagi para alumni UGM yang telah tersebar ke berbagai penjuru negeri.

Menurutnya, suasana kebersamaan dalam berbagai perbedaan memberi warna tersendiri bagi Nitilaku dan menjadi salah satu daya tarik bagi keluarga besar UGM maupun masyarakat Yogyakarta.

"Nitilaku menjadi ajang bertemu para alumni dari seluruh penjuru tanah air. KAGAMA berbagai daerah akan datang memeriahkan Nitilaku dengan mengenakan adat daerah masing-masing," lanjutnya.

Ketua Penyelenggara Nitilaku 2019, Hendrie Adji Kusworo, menambahkan Nitilaku juga menjadi acara budaya yang dihadirkan bagi masyarakat Yogyakarta yang telah menjadi bagian penting dari keberadaan UGM.

“Ini juga menjadi event kultural dan hiburan bagi masyarakat Yogyakarta yang bukan hanya ikut di dalam barisan pawai, tetapi juga terlibat dalam aktivitas di kiri dan kanan jalan,” ucapnya.

Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) kembali mengadakan kagiatan Nitilaku sebagai simbol rasa terimakasih alumni UGM kepada almamater dan Keraton Yogyakarta, pada Minggu (16/12/2018).
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) kembali mengadakan kagiatan Nitilaku sebagai simbol rasa terimakasih alumni UGM kepada almamater dan Keraton Yogyakarta, pada Minggu (16/12/2018). (TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah)

Selain pawai alegoris, kegiatan Nitilaku juga akan diisi dengan panggung hiburan rakyat di sepanjang boulevard UGM, panggung kesenian di area Balairung, serta festival kuliner nusantara oleh fakultas-fakultas yang ada di UGM.

Panggung kesenian yang menjadi salah satu hiburan utama akan diisi oleh Speed Painting, KBS Nitirupa yang melakukan pameran lukisan di mana ditujukan untuk lelang sebagai dana beasiswa, Tari Wira Pertiwi, The Dean Band, Elek Yo Band dan Didi Kempot.

Nitilaku kali ini rencananya juga akan diikuti oleh beberapa alumni yang kini menjabat sebagai Menteri, di antaranya Mensesneg Pratikno, Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menlu Retno Marsudi serta Menhub Budi Karya Sumadi.

Mereka akan mengikuti pawai Bersama sivitas akademika UGM, yakni mahasiswa, dosen, hingga karyawan UGM, alumni UGM, KAGAMA, Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah (IKPMD) di Yogyakarta, Dharmasiswa, komunitas seni Yogyakarta dan masyarakat DIY. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved