Liga Indonesia
Sleman United Paksa Persiba Bantul Telan Pil Pahit
Persiba Bantul dipaksa menelan pil pahit setelah kalah 2-3 dari Sleman United pada laga perdana Grup D Babak 32 Besar Liga 3 2019 di Stadion Sultan Ag
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Persiba Bantul dipaksa menelan pil pahit setelah kalah 2-3 dari Sleman United pada laga perdana Grup D Babak 32 Besar Liga 3 2019 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (12/12/2019).
Unggul terlebih dulu lewat gol Wisnu Nugroho (18', 38') dan bahkan mendapat dua kali hadiah penalti, tim berjuluk Laskar Sultan Agung dipaksa gigit jari seusai Sleman United justru mampu membalikkan keadaan melalui Rahmad Dwi Ridwan (60') dan sepasang gol Bagus Andhika (62', dan 90+8').
Asisten pelatih Persiba Bantul, Sudarmadji mewakili pelatih kepala Lafran Pribadi meminta maaf atas hasil buruk yang diraih timnya.
• Persiba Bantul vs Sleman United, Derbi DIY Jadi Pembuka Grup D Babak 32 Besar Liga 3 2019
Menutnya hasil tersebut tak lepas mental anak asuhnya yang diakuinya masih belum matang.
"Hasil ini tidak lepas dari faktor luck. Mental pemain juga belum siap, di awal bisa unggul dua gol dan kemudian drop. Dapat dua kali penalti tapi juga tidak masuk," kata Sudarmadji seusai pertandingan.
"Beberapa momentum sebenarnya kita dapat, tapi juga tidak bisa dimanfaatkan untuk bangkit," tambahnya.
Terpisah, asisten pelatih Sleman United, Muhammad Nur Huda mengapresiasi kerja keras Aswandaru Bagas dan kolega.
Meski tertinggal dua gol, mental penggawa Sleman United tidak drop dan mampu berbalik unggul.
"Laga cukup berat lawan tuan rumah, kami sangat syukuri hasil ini sebab memudahkan langkah Sleman United ke babak berikutnya. Dua pertandingan sisa kami harus berjuang maksimal," kata Muhammad Nur Huda.
• Sleman United Antusias Tatap Hasil Undian Grup di Babak 32 Besar Liga 3 2019
"Pemain ikuti intruksi dan mau berjuang maksimal. Kunci kemenangan tak lepas dari kesabaran pemain. Meski ditekan akhirnya bisa lepas dan dapat membalikkan keadaan," tambahnya.
Mengawali laga, Persiba yang mendapat dukungan penuh dari suporter setianya tampil dominan serta mengambil inisiatif serangan.
Saat laga memasuki menit ke-18, kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah seusai sontekan Wisnu Nugroho memanfaatkan bola rebound yang tak mampu ditangkap sempurna kiper Sleman United, Anjas Krismantoro.
Unggul satu gol, pemain Persiba kian termotivasi. Delapan menit berselang Persiba mendapat peluang untuk memperbesar keunggulan.
Wasit menunjuk titik putih kotak penalti setelah Rahmat Fauzi Idrus dijatuhkan di kotak terlarang.
Namun Wisnu gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor setelah tendangannya mampu diblok oleh kiper Sleman United.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemain-sleman-united-mengawal-ketat-pergerakan-pemain-persiba-bantul.jpg)