Destinasi Wisata Jogja Populer dan Hits yang Paling Diburu Wisatawan di Tahun 2019

Jika Bali terkenal dengan pantainya yang Indah, maka Yogyakarta terkenal dengan pemandangan alamnya yang mampu memberikan kenyamanan bagi setiap

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
instagram.com/explore.bantul
Kalinampu Natural Park 

Ketika musim hujan, candi abang ini akan berubah menjadi hijau, sedangkan saat musim kemarau candi tersebut akan berwarna merah, lantaran gersang.

Dulunya candi Abang tersebut dianggap sebagai tempat yang suci, karena letaknya lebih tinggi. Candi Abang merupakan Piramida Pelindung Warga, sebab di lokasi ini ditemukan yoni. Dimana Yoni sebagai tanda peninggalan agama Hindu. 

Hingga sekarang masyarakat setempat mempercayai mitos, karena candi tersebut dijaga oleh seorang tokoh yang disegani masyarakat.

Ia adalah sosok Kyai Jagal dengan ciri tubuh besar dan berambut putih panjang. Jam buka 07.00 - 18.00 WIB. Disini pengunjung hanya memerlukan biaya parkir sekitar RP 5000/kendaraan roda empat dan Rp 2000 untuk kendaran bermotor.

7. Candi Ijo

Candi Ijo
Candi Ijo (tribunjogja/hamimthohari)

Candi Ijo merupakan kompleks percandian bercorak Hindu. Posisi Candi tersebut berada sekitar 4 kilometer arah tenggara Candi Ratu Boko.

Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-10 sampai dengan 11 Masehi. 

Keindahaan panoramanya pun tak kalah menarik dari lokasi wisata candi-candi lainnya.

Candi ijo menawarkan pemandangan alamnya karena letak candi tersebut berada di kompleks dataran tinggi. Candi Ijo juga cocok untuk menjadi spot pemburu sunset. 

Alamat Candi Ijo berada di Kikis, Sambirejo, Prambanan, Sleman. Jam buka candi ijo ini buka pada pukul 06.00-17.30 WIB. Pengunjung akan dikenakan tarif kurang lebih Rp 5000, untuk wisata asing sekitar Rp 10000.

8. Taman Sari

Wisata Taman Sari
Wisata Taman Sari (travel.tribunnews.com)

Taman Sari merupakan situs bekas taman atau kebun istan Kraton Ngayoyakarta Hadiningrat. Kebun yang dibangun pada kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono I (1758-1765) ini memiliki sebutan ‘The Fragrant Garden’. 

Akses ke tempat ini sangat mudah karena dekat dengan Kraton dan cukup menempuh waktu kurang lebih 15 menit dari alun-alun utara.

Tak perlu merogoh kocek banyak, Taman sari tergolong tempat wisata yang dapat dijangkau. 

Luas Taman Sari tersebut lebih dari 10 hektare dengan sekitar 57 bangunan. Antara lain, gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air sera danau buatan hingga lorong bawah tanah.

Di depan pintu Taman Sari nantinya pengunjung akan dijumpai dengan para pemandu wisata. Jika ingin menggunakan pemandu wisata, Anda tak perlu khawatir biasanya para pemandu tak mematok biaya. Akan tetapi, menurut kebiasaan wisatawan memberikan jasa sekitar Rp 25000. 

Lokasi ini terletak di Wisata Taman Sari Jalan Tamanan, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk biaya masuk Anda akan dipatok harga Rp6000-Rp 12000. Jika Anda membawa kamera akan dikenakan biaya tambahan Rp2000. 

9. Situs Warungboto

Situs Warungboto
Situs Warungboto (instagram.com/explorejogja)

Setelah menjadi lokasi foto prewedding Kahiyang Ayu bersama Bobby Nasution, Situs Warungboto ini semakin eksis dikalangan pemburu foto hingga wisatawan.

Situs ini dulunya hanya reruntuhan dan puing bangunan yang terbengkalai. 

Dahulu Situs Warungboto berfungsi sebagai rumah peristirahatan keluarga kerajaan yang diberi nama Pesanggrahan Rejawinangun. 

Lokasinya berada di Jalan Veteran No.77, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

10. Tebing Breksi

Wisata Sleman Tebing Breksi
Wisata Sleman Tebing Breksi (ist)

Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. 

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.

Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja.

Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya. Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

11. Kalinampu Natural Park

Kalinampu Natural Park
Kalinampu Natural Park (instagram.com/explore.bantul)

Ingin berwisata ke Jepang tapi budget masih kurang? Atau masih belum dapat jatah libur? Untuk mengganti kerinduan ingin ke Jepang Anda bisa mencoba mengunjungi tempat wisata satu ini.

Kalinampu Natural Park menyajikan hamparan tanaman eceng gondok yang menghiasi bibir sungai opak. Tempat satu ini menjadi spot foto yang sedang ramai di media sosial. 

Kalinampu Natural Park
Kalinampu Natural Park (instagram.com/explore.bantul)

Mekarnya eceng gondok itu menghiasi tepian sungai opak dengan warna ungu dan putih. Tak hanya itu agar terlihat seperti di Jepang, pengunjung dapat menyewa payung ala-ala Jepang berserta kimono. 

Untuk harga sewa payung, pengunjung ditarik biaya sukarela dan penyewaan kimono Anda dapat merogoh kocek Rp 25000,- saja.

Berlokasi 19 km dari pusat kota Jogja, tepatnya di Duaun Kalinampus, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Untuk biaya masuk, pengunjung kurang lebih akan dikenakan biaya Rp 5000,-. 

Bagaimana tertarik untuk mengunjunginya? Waktu bertahan hidup eceng gondok itu hanya diperkirakan sekitar satu bulan saja lho. Jadi segera mungkin abadikan momen indah itu sebelum terlewatkan. 

12. Taman Bunga Amarilis 

Bunga Amarilis di salah satu kebun milik warga Desa Salam, Kecamatan Patuk, tepatnya di pinggir jalan Yogyakarta-Wonosari mulai bermekaran
Bunga Amarilis di salah satu kebun milik warga Desa Salam, Kecamatan Patuk, tepatnya di pinggir jalan Yogyakarta-Wonosari mulai bermekaran (Tribun Jogja/Wisang Seto)

Indahnya berfoto kelilingi bunga-bunga yang bermekaran memberikan sensasi seperti berada di negeri bagian Eropa.

Anda dapat menjumpainya di Taman Bunga Amarilis yang terletak di Desa Salam, Patuk, Gunungkidul.

Taman ini sempat mengalami kerusakan akibat sejumlah bunga cantik yang terinjak-injak oleh kaki pengunjung pada 2015 silam.

Namun, saat ini taman tersebut sudah diperbaiki sehingga dapat dinikmati keindahaannya kembali. Mekarnya Bunga Amarilis tersebut menarik perhatian di sosial media. 

Kebun bunga amarilis milik Sukadi (46) di Gunungkidul
Kebun bunga amarilis milik Sukadi (46) di Gunungkidul (Tribun Jogja/Hanin Fitria)

Taman Bunga itu sebenarnya milik Sukadi, warga Gunungkidul. Meskipun taman tersebut milik perseorangan, Sukadi selaku pemilik mempersilahkan siapapun untuk yang ingin berfoto dapat mengabadikan moment di taman miliknya.

Bagi Anda yang ingin mengabadikan momen mekarnya Bunga Amarilis pastikan bunganya mekar dulu. Sebab, mekarnya bunga ini hanya ada di bulan-bulan tertentu.

Jika Anda berkunjung ke Taman Bunga Amarilis sebaiknya perhatikan langkah agar tidak terinjak. Untuk biaya masuknya, cukup merogoh kocek kurang lebih Rp 5000. 

Di sini juga menyediakan penjualan bibit bunga Amarilis. Bagi pengunjung yang gemar mempercantik halaman rumah bisa membeli bibitnya seharga kurang lebih Rp 3000 per biji. Sementara itu untuk satu polybag berkisar Rp 7000.

13. Heha Sky View 

HeHa Sky View Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul
HeHa Sky View Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul (instagram.com/hehaskyview)

Heha Sky View memang baru saja dibuka pada 2019. Tempat wisata ini menjadi ramai pengunjung sebab menjadi perbincangan di media sosial beberapa waktu lalu.

Heha Sky View kini sedang naik daun lantaran tempat tersebut menawarkan pemandangan alam khas perbukitan dan tentu saja instagramable.

Meski baru saja dibuka tempat tersebut mampu menarik perhatian para treveller atau pemburu foto cantik untuk datang ke destinasi yang terletak di Gunung Kidul ini.

Untuk menikmati panorama alam nan mempesona, para pengunjung wajib membeli tiket dengan tarif Rp 10.000/orang pada pukul 10.00-16.30.

HeHa Sky View,Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul
HeHa Sky View,Destinasi Wisata Baru Gunung Kidul (instagram.com/hehaskyview)

Jika ingin menikmati gemerlap lampu Jogja dan berkunjung pada pukul 16.30-23.30, pengunjung akan dikenakan biaya Rp 15.000/orang.

Heha Sky View sendiri merupkan sebuah restoran yang terdiri dari tiga lantai yang dilengkapi dengan spot foto selfie di antaranya teras kaca, sky bridge dan kolam.

Bagi pengunjung yang ingin berpose di teras kaca akan dikenakan biaya kurang lebih Rp 30.000 dan untuk jasa sewa foto Rp 5.000. 

Heha Sky View ini terletak di Jalan Dlingo-Patuk, Desa Patuk, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, DIY. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung memerlukan waktu 43 menit atau 18,6 kilometer dari kota Yogyakarta.

14. Hutan-hutan Pinus Imogiri

Hutan Pinus Imogiri
Hutan Pinus Imogiri (instagram.com/explorejogja)

Di dengar dari namanya saja, wilayah hutan pinus tersebut sudah terbayang keindahannya. Suara nyanyian dedaunan dan hembusan angin membuat Anda tak ingin meninggalkan lokasi ini. 

Anda dapat mengunjungi berbagai macam tempat wisata pinus seperti Pintu Langit Dharmo, Bukit Lintang dan masih banyak lainnya.

Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berdekatan. Namun, untuk spot foto yang ada di setiap tempat tentu berbeda-beda. Jika Anda cukup waktu untuk mengeliling semua spot foto gunakanlah sebaik-baiknya. 

Setiap lokasi Hutan Pinus Anda akan merogoh kocek senilai Rp 5000. Akan tetapi, jika ingin berfoto di spot-spot foto, Anda akan dikenakan biaya tambahan.

15. Persawahan Songgo Langit Sukorame

Persawahan Songgo Langit Sukorame Bantul
Persawahan Songgo Langit Sukorame Bantul (explorewisata.com)

Hamparan sawah nan hijau mengelilingi jembatan bambu serasa menghipnotis diri sejenak. Suasana sejuk dan udara yang masih bersih ini cocok untuk melepas stres selama hampir seminggu bekerja. 

Persawahan Sukorame ini sempat viral di tahun 2018. Sehingga tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang kekinian dan selalu diburu para penggemar swafoto. Pengunjung dapat berfoto di jembatan bambu yang berlatar belakang hamparan sawah yang luas.

Lokasinya terletak di Dusun Sukorame, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo. Kabupaten Bantul.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved