Sport

Kirim 6 Atlet di Pra-Kualifikasi PON, Perbakin DIY Targetkan Raih Medali Emas di PON Papua 2020

Pengda Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) DIY optimis dapat meloloskan enam atletnya ke PON Papua 2020 mendatang.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Kontingen tim menembak Pra-Kualifikasi PON DIY berfoto bersama jajaran pengurus KONI DIY pada pelepasan atlet di Kantor KONI DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) DIY optimis para atletnya dapat menorehkan prestasi gemilang yakni meraih medali emas di PON Papua 2020 mendatang.

Ketua Umum Pengda Perbakin DIY, Rochmat Waluyojati Prabowo sangat optimis target tersebut dapat tercapai.

Hal ini tak lepas dari potensi-potensi yang dimiliki para atlet.

Satu diantara atlet yang mewakili DIY ialah Hans Christian yang mendapatkan medali emas di nomor tembak reaksi dalam Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XV DIY Tahun 2019.

Terima Bantuan Senjata dari KONI, Perbakin Kota Yogyakarta Targetkan Juara Umum Porda 2019

Rohmad menjelaskan bahwa Hans bahkan sudah memastikan lolos ke PON 2020 sebab telah memenuhi Minimum Qualifications Score (MQS) nomor tembak reaksi.

"Dari atlet ini, kami optimis nantinya di Papua bisa meraih medali emas, karena secara kualitas atlet ini sangat baik dari hasil MQS pada kejuaraan-kejuaraan yang telah dilaksanakan kemarin," kata Rochmat.

Tumpuan DIY bukan hanya Hans, sebab Perbakin DIY juga akan mengandalkan atlet-atlet dari nomor tembak sasaran yang beberapa diantaranya juga telah lolos berdasar nilai MQS. 

Harapannya, dari nomor tembak sasaran, seperti nomor air rifle match, DIY bisa menambah perbendaharaan medali di PON mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Tembak Sasaran Pengda Perbakin DIY, Agung Sulistyo menjelaskan, saat ini atlet menembak DIY dari nomor tembak sasaran yang telah lolos ada 5 atlet yang terdiri dari 3 putra dan 2 putri. 

BKSDA Yogyakarta Pasang Spanduk Larangan Tembaki Burung Layang-layang Asia

Kelima atlet tersebut yakni Ries Arfianto (atlet air rifle match putra), Damar Novi P. (atlet air rifle match putra), Dian Eko Pramono (atlet air rifle match putra), Trisnaningtyas Primasari (atlet air rifle match putri), dan Fatimah Azzahra (atlet air rifle match putri).

Meski sudah meloloskan 5 atlet ke PON sesuai hasil MQS, namun Agung berharap akan ada tambahan atlet lagi yang bisa lolos, khususnya dari sektor putri.

Adapun para atlet ini bakal melakoni ajang Pra-Kualifikasi PON 2019 di Senayan, Jakarta, 16-22 Desember 2019 mendatang.

"Kalau putra ini rekor tersendiri bagi DIY, karena sebelumnya yang mampu lolos itu selalu putri. Nah, sekarang gantian putri baru lolos 2 atlet, sedangkan kami butuh 3 atlet untuk bisa main di beregu. Harapannya, di Pra PON besok ini, ada lagi yang lolos," ujar Agung.

Tak Terkalahkan! TNI AD Juara Umum Lomba Menembak AASAM Antarnegara 12 Kali Berturut-turut

"Rencananya tim akan berangkat melalui perjalanan darat, Minggu (15/12/2019). Kami mohon doa restu serta dukungan seluruh masyarakat DIY agar apa yang menjadi target kita yakni mengirim enam atlet DIY ke PON Papua 2020 bisa tercapai," tambahnya.

Terpisah, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, turut memberikan motivasi kepada para atlet, pelatih, dan ofisial. Ia mengatakan bahwa tim menembak yang dikirimkan merupakan duta atau wakil dari seluruh masyarakat DIY, tidak hanya mewakili Pengda Cabor atau KONI DIY saja.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved