Liga Indonesia

Antar PSS Sleman Bertahan di Liga 1 Musim Depan, Seto Nurdiyantoro Masih Kejar Target Pribadi

Tambahan 3 poin seusai menang atas Perseru Badak Lampung, Selasa (3/12/2019) lalu, membuat koleksi poin PSS menjadi 43 poin.

Antar PSS Sleman Bertahan di Liga 1 Musim Depan, Seto Nurdiyantoro Masih Kejar Target Pribadi
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tuntas sudah tugas pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro memenuhi target dari jajaran direksi PT Putra Sleman Sembada serta manajemen musim ini seusai memastikan tim berjuluk Super Elang Jawa ini kembali berlaga di kompetisi Liga 1 2020.

Tambahan 3 poin seusai menang atas Perseru Badak Lampung, Selasa (3/12/2019) lalu, membuat koleksi poin PSS menjadi 43 poin.

Raihan poin tersebut dipastikan tak lagi terkejar tiga konsestan Liga 1 2019 yang masih berkutat di zona degradasi atau dua penghuni teratas zona degradasi yakni Perseru Badak Lampung FC dan Kalteng Putra yang masing-masing mengemas 30 angka.

Pasalnya, Perseru dan Kalteng paling banter hanya mengumpulkan 42 angka.

Menang Telak atas Perseru Badak Lampung, PSS Sleman Segel satu Tempat di Liga 1 Musim Depan

Meski begitu, Seto mengatakan masih memiliki target pribadi yang ingin ia wujudkan di empat pertandingan sisa kompetisi musim ini.

"Target dari PT PSS dan manajemen terpenuhi, artinya tugas saya sudah selesai. Namun masih ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan yakni untuk menyelesaikan kompetisi ini. Karena masih ada target dari saya secara pribadi," ujar Seto Nurdiyantoro.

"Saya pribadi ingin PSS masuk 10 besar. Masih ada empat pertandingan dan bisa dimaksimalkan," tambah Seto.

Namun, menilik persaingan di tabel klasemen sementara, PSS juga berpeluang mengakhiri kompetisi di papan atas.

Sebab, PSS yang saat ini menempati peringkat ke-7 hanya terpaut 3 poin saja dari peringkat kedua yakni Borneo FC.

BREAKING NEWS : Akhiri Puasa Kemenangan, PSS Sleman Cukur Perseru Badak Lampung 5-1

Untuk itu, Seto mewanti-wanti anak asuhnya untuk tampil maksimal di empat pertandingan sisa.

Bukan hanya untuk memenuhi target finis di posisi 10 besar, namun juga memperjuangkan masa depannya di tim PSS Sleman.

"Saya ingatkan pemain, bukan waktunya untuk leha-leha. Kami harus kejar target lagi. Pemain juga harus 'jual diri' agar kalau main bagus bisa dipertahankan PSS. Semoga pemain tetap konsisten. Ada motivasi lebih. Kalau dari sisi psikis mereka lebih lepas tidak ada beban," kata Seto.

"Tampil lebih impresif, bukan secara individu tapi untuk tim. Sebab, kolektifitas yang kami utamakan," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved