Bisnis

Kendala UMKM di Pengelolaan Keuangan

Berbagai pihak telah mengambil ancang-ancang untuk bisa berkontribusi untuk mendorong UMKM lokal bisa memasarkan produk mereka secara global melalui k

Kendala UMKM di Pengelolaan Keuangan
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ilustrasi: Salah satu UMKM Kota Yogyakarta Jumputan Lereng Ngadinegaran memamerkan karya mereka dalam sebuah pameran 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peluang bagi UMKM DIY mengisi area khusus di Yogyakarta International Airport (YIA) terbuka lebar.

Berbagai pihak telah mengambil ancang-ancang untuk bisa berkontribusi untuk mendorong UMKM lokal bisa memasarkan produk mereka secara global melalui kesempatan tersebut.

Perwakilan Divisi Kredit BPD DIY, Nur Iswantoro menjelaskan pihaknya terus melakukan pembinaan kepada UMKM di DIY.

Tak hanya dari segi keuangan, namun juga pembinaan hingga ajakan untuk bisa mengikuti pameran di berbagai tempat.

Dinas Koperasi dan UKM DIY Ajak Pelaku UMKM Rambah Pemasaran Online

"Kami mendukung UMKM binaan kami untuk bisa masuk YIA. Penting diperhatikan bahwa pasar dari produk mereka nantinya tidak hanya lokal melainkan sudah internasional. Maka dari sisi kualitas serta kemasan juga sudah harus ditingkatkan," ungkapnya pada Tribun Jogja belum lama ini.

Ia pun menjelaskan, kendala yang seringkali dihadapi UMKM adalah pengelolaan keuangan.

Hal tersebut yang mendasari pihaknya untuk terus melakukan pembinaan mengenai administrasi keuangan UMKM agar mereka bisa berkembang dan maju.

"Harus kita latih agar ada pemisahan antara pribadi dan usaha. Jangan sampai (pendapatan) usaha untuk pribadi," bebernya.

Terpisah, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengaku membuka lebar kesempatan agar UMKM Kota Yogyakarta dapat turut serta mengisi area khusus di YIA nantinya.

Pameran Produk UMKM Meriahkan Sambang Warga Bupati Klaten di Desa Kebondalemlor

Meski demikian, Haryadi memastikan bahwa yang bisa menjual produk di sana adalah yang telah memiliki produk dengan kualitas dan kemasan yang terbaik.

"Harapan saya, itu melalui seleksi. Melalui proses yang baik dengan mengedepankan kualitas dan harapan saya dari kota bisa banyak yang masuk. Kami tidak mempersulit, selama benar-benar bagus dan layak ekspor, bisa mengisi di sana melalui seleksi," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved