Perbedaan Ujian CPNS di Indonesia, China, Korea dan Filipina, Mana Lebih Mudah?
Rekrutmen CPNS secara massal tak hanya dilaksanakan di Indonesia. Beberapa negara lainnya melaksaanakan hal serupa. Semisal di China, Korea & Filipina
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Rekrutmen CPNS secara massal tak hanya dilaksanakan di Indonesia. Beberapa negara lainnya juga melaksaanakan hal serupa. Semisal di China, Korea dan Filipina. Bagaimana prosesnya?
Jumlah Pelamar CPNS
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengonfirmasi hingga 23 November 2019 sudah ada sebanyak 4,550,318 pendaftar CPNS 2019 yang sudah membuat akun di laman sscn.bkn.go.id.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.137.844 telah mengisi formulir, dan 2.214.913 orang sudah submit lamaran.
Setelah proses pengiriman lamaran CPNS 2019, para peserta nantinya akan disaring lagi lewat seleksi administrasi. Untuk kemudian mengikuti tes CPNS 2019.
Pengumuman seleksi administrasi CPNS 2019 sendiri akan dilaksanakan pada Desember 2019.
Kemudian dilanjutkan dengan masa sanggah dan pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) pada Januari 2020.
Di bulan Februari 2020, dilakukan pelaksanaan SKD. Disusul bulan Maret 2020 yakni pengumuman hasil SKD dan pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB).
Selanjutnya pada bulan April 2020, dilaksanakan proses integrasi nilai SKD dan SKB.
Rekrutmen CPNS tak hanya dilaksanakan di Indonesia, berbagai negara lainnya pun melaksanakan seleksi serupa untuk menjaring para pelayan publik atau civil servant.
Misalnya di China.
Pada tahun 2017 lalu, ada 1,5 juta orang yang mendaftar untuk menjadi abdi negara.
Mereka memperebutkan jatah kurang dari 30 ribu formasi.
Untuk lolos menjadi pelayan publik, para pendaftar harus melewati ujian atau tes masuk yang cukup melelahkan, yakni melalui proses ujian selama 5 jam!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ujian-cpns-di-china-indonesia-korea-dan-filipina_2.jpg)