Keterangan Nissan : Datsun Stop Produksi di Indonesia Hingga Kabar PHK Massal

Nissan bakal menghentikan produksi Datsun di Indonesia mulai tahun 2020 mendatang. Ini akibat dari tekanan pasar yang dihadapi

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
istimewa
Datsun GO-live Special Version 

Pihak Nissan memberikan keterangan soal kabar penghentian produksi Datsun di Indonesia.

Kabar ini memang sudah santer terdengar beberapa waktu belakangan ini.

Disebutkan bahwa Datsun akan segera menghentikan proses produksinya pada tahun 2020 mendatang.

Terkait hal itu, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memberikan keterangan kepada kompas.com.

Datsun GO+ CVT
Datsun GO+ CVT (via Kompas.com)

Menurut Direktur Utama NMI Isao Sekiguchi, Nissan memang sedang berada dalam situasi sulit beberapa waktu belakangan ini.

Ia pun tidak mengelak jika memang ada rencana informasi penutupan pabrik Datsun di Indonesia mulai Januari 2020 mendatang.

Menurut dia, Nissan saat ini memang sedang dalam keadaan yang cukup berat.

Tekanan pasar maupun kondisi Nissan global sedikit banyak mempengaruhi performa Nissan di Tanah Air.

Booth Datsun menawarkan program terbaik untuk kalangan millennial di Indonesia International Motor Show 2019.
Booth Datsun menawarkan program terbaik untuk kalangan millennial di Indonesia International Motor Show 2019. (Istimewa)

"Akhir-akhir ini cukup berat untuk kami (Nissan Indonesia). Banyak juga rumors yang beredar, namun saya belum bisa katakan lebih jauh terkait Datsun. Pastinya, kami akan tetap berkomitmen di pasar Indonesia lewat pengembangan dan produk lebih baik lagi," katanya saat ditemui Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Kendati demikian, Sekiguchi tidak menolak bahwa NMI akan melakukan efisiensi produksi pada 2020 hingga 2021 mendatang.

Datsun Go
Datsun Go (Kompas.com)

Termasuk, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 12.500 orang secara global.

"Sebagaimana dikatakan CEO Nissan Hiroto Saikawa, kami juga akan memperbaiki operasi dan melakukan efisiensi produksi pada 2020 sampai 2021," kata dia.

Sebelumnya, mengutip Asia Nikei, keputusan pengurangan karyawan dan produksi dilakukan Nissan seiring dengan lesunya penjualan otomotif secara global dan kondisi keuangan perusahaan.

Produsen mobil nomor dua di Jepang ini mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 98.5 persen pada kuartal pertama 2019 menjadi 1.6 miliar yen atau 14,8 juta dolar US dan penurunan keuntungan operasional hingga 70 persen di kuartal kedua tahun fiskal 2019.

Nasib Pabrik Nissan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan kegiatan bisnis Nissan Motor Indonesia ( NMI) tahun depan akan sedikit berbeda.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved