Bisnis

Bank BPD DIY Meluncurkan Simpel Pandai dalam Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung

Peluncuran SimPel Pandai ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis tabungan pada perwakilan siswa-siswi di DIY oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamen

Bank BPD DIY Meluncurkan Simpel Pandai dalam Pencanangan Gerakan Indonesia Menabung
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyerahkan secara simbolis tabungan Simpel Pandai Bank BPD DIY pada perwakilan siswa-siswi, Senin (29/11/2019) di GOR Amongrogo. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank BPD DIY meluncurkan tabungan elektronik Simpel Pandai pada pencanangan Gerakan Indonesia Menabung, Senin (25/11/2019) di GOR Amongrogo.

Peluncuran SimPel Pandai ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis tabungan pada perwakilan siswa-siswi di DIY oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Simpel Pandai merupakan produk baru Bank BPD DIY yang didesain dalam rangka mendukung gerakan digitalisasi untuk wilayah DIY.

Tabungan ini dapat dibuka di Agen Laku Pandai, yang ada di sekolah-sekolah secara digital.

DIY Jadi Pilot Gerakan Indonesia Menabung

Tak hanya membuka rekening saja, setor tunai juga dapat dilakukan melalui agen yang ada disekolah tersebut.

Sehingga siswa tidak perlu meninggalkan sekolah untuk ke bank.

Peluncuran ini pun diapresiasi oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Republik Indonesia Wimboh Santoso.

"Simpel Pandai BPD DIY ini saya yakin bisa masuk ke daerah-daerah karena hampir seluruh PNS di BPD DIY. Kami menyambut baik Simpel Pandai BPD DIY dan saya juga meminta dukungan untuk mensukseskan aksi menabung ini," ujar Wimboh.

Ia menambahkan, dengan DIY menjadi berharap dengan Gerakan Indonesia Menabung melalui Simpel Pandai, ukuran financial inclusion bisa lebih luas lagi.

Playon Jogja Rayakan HUT ke 7 Bersama BPD DIY

Terlebih dengan sistem tabungan elektronik dengan memakai kartu.

Menurutnya sistem ini dapat dimanfaatkan lebih luas lagi di masa depan.

"Dengan tabungan ini nantinya bisa kita track apakah siswa ini setelah dewasa sudah berpenghasilan belum dengan mengakses NIK. Kita punya data tingkat pekerjaan. Itu juga bisa jadi indikasi pengangguran," ujarnya.

Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X berharap, melalui Simpel Pandai, tradisi menabung dapat terus dilakukan.

"Tradisi menabung ini diwujudkan dalam tabungan Simpel Pandai khusus siswa dengan banyak kemudahan dan simplifikasi proses," tuturnya.

"Dengan motto simpel pangkal pandai, mari melanjutkan tradisi menabung," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: ang
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved