Staf Khusus Presiden dari Milenial
Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Anak Muda Cerdas dari Papua yang Jadi Staf Khusus Presiden
Gracia Billy Yosaphat Membrasar terpilih menjadi staff khusus kepresidenan oleh Presiden Jokowi. Billy mendapat beasiswa di Autralia dan Inggris.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Profil Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Anak Muda Cerdas dari Papua yang Jadi Staf Khusus Presiden
TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo memperkenalkan tujuh orang staf khusus kepresidenan yang dipilih dari kaum milenial.
Seperti Belva Devara Founder aplikasi Ruang Guru dan Putri Tanjung sebagai CEO dan Founder Creativepreneur.
Pengumuman tersebut dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019).
Jokowi menyebutkan, tujuh staf khusus yang baru ini berasal dari kalangan milenial. Ia berharap bisa mendapat masukan-masukan segar dari para pembantu barunya ini.
Di antara 7 staf khusus dari kalangan milenial itu, Presiden Jokowi menunjuk perwakilan daerah Papua Gracia Billy Yosaphat Membrasar yang merah beasiswa kuliah di Oxford dan Australian National University (ANU).
Billy panggilan akrabnya adalah putra tanah Papua yang ditunjuk untuk menjadi staf khusus presiden.
"Billy adalah putra tanah Papua, lulusan ANU (Australian National University) dan sekarang, sebentar lagi, selesai di Oxford. Oktober akan masuk ke Harvard untuk S3-nya," ujar Presiden di beranda Istana Negara, Jakarta, dikutip dari Kompas.com.
Billy akan memberikan kontribusi dan gagasan positif untuk membantu istana kepresidenan.
• Sosok Angkie Yudistia, Penyandang Tunarungu Berpengaruh, Ditunjuk Jokowi Jadi Staf Khusus Presiden
Sebelum meraih beasiswa, Billy tekun belajar mempelajari buku pelajaran.
Keterbatasan tempat dan pendidikan tidak membuat Billy patah semangat.
Ketika lulus SMP, Billy mendapat beasiswa SMA dan menempuh pendidikan di Pemerintah Provinsi Papua.
SMA Billy saat itu menjadi sekolah favorit di kota tersebut.
Mengutip dari studyinternational.com, Billy mendapat beasiswa afirmasi untuk melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung, masuk ke Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan.
Setelah lulus, dirinya menjalani program magang di Amerika Serikat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gracia-billy-yosaphat-membrasar-perwakilan-dari-papua-menjadi-staff-khusus-presiden.jpg)