Pendidikan

UGM Mewisuda 1.912 Lulusan Sarjana dan Diploma

Universitas Gadjah Mada kembali mewisuda ribuan lulusan program Sarjana dan Diploma, Rabu (20/11/2019), di Grha Sabha Pramana UGM.

UGM Mewisuda 1.912 Lulusan Sarjana dan Diploma
istimewa
Universitas Gadjah Mada kembali mewisuda ribuan lulusan program Sarjana dan Diploma, Rabu (20/11/2019), di Grha Sabha Pramana UGM. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Gadjah Mada kembali mewisuda ribuan lulusan program Sarjana dan Diploma, Rabu (20/11/2019), di Grha Sabha Pramana UGM.

Sebanyak 1.912 orang lulusan yang diwisuda, terdiri 1.580 sarjana dan 332 orang lulusan Diploma.

Masa studi rerata untuk wisudawan program sarjana adalah 4 tahun 4 bulan 15 hari, program D3 adalah 3 tahun 2 bulan 15 hari dan program D4 adalah 4 tahun 3 bulan 12 hari.

Adapun jumlah wisudawan yang meraih predikat Cumlaude untuk program sarjana sebanyak 166 orang lulusan atau 26,24 persen dari seluruh lulusan program sarjana.

Deretan Universitas Terbaik Bidang Penelitian, UGM Terbaik. Di Mana Posisi UNY, UII, UMY?

Sedangkan jumlah wisudawan Diploma sebanyak 2,11 persen yang lulus Cumlaude. 

Rektor UGM Panut Mulyono dalam pidatonya menyampaikan informasi terkait ditetapkannya Rektor Pertama UGM Prof Dr Sardjito, MPH sebagai pahlawan nasional.

Gelar pahlawan nasional tersebut menurut Rektor tidak lepas dari peran Sardjito di masa perjuangan merebut kemerdekaan.

“Ia menyuplai obat-obatan untuk para gerilyawan, meskipun harus menembus medan perang,” kata Rektor dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com.

Sardjito, menurut Panut, dikenal juga sebagai seorang dokter dan peneliti ulung di bidang farmasi.

Salah satu hasil penelitiannya yang paling fenomenal adalah menemukan calcusol sebagai obat bati ginjal.

Pemerintah Thailand Kaji Penerbangan Langsung ke Yogyakarta

Tidak hanya sampai di situ, Sardjito berhasil membuat vaksin anti infeksi untuk para pejuang dan tentara Indonesia.

“Berkat kegigihannya, banyak pejuang yang terselamatkan,” katanya.

Menurut Rektor, dedikasi dan pengadian tulus yang dilakukan Sardjito untuk bangsa patut diteladani.

Ia pun berpesan kepada para wisudawan agar tidak hanya menjadi insan-insan yang cerdas dan berpengetahuan tinggi, tetapi juga ikut mengabdikan diri untuk masyarakat, bangsa dan negara.

“Jadilah pahlawan masa kini untuk mengabdikan diri dan berjuang bagi kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara,” katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved