Yogyakarta

Pelamar CPNS Berburu Surat Keterangan Sehat, Antrean di Sardjito Membeludak Sejak Senin

Antrean para calon pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di RSUP dr Sardjito baru mulai terlihat pada Senin (18/11/2019).

Pelamar CPNS Berburu Surat Keterangan Sehat, Antrean di Sardjito Membeludak Sejak Senin
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Antrean Surat keterangan Sehat Jasmani dan Rohani di RSUP dr Sardjito yang mulai memanjang sejak Senin (18/11/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan menjelaskan, antrean para calon pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di RSUP dr Sardjito baru mulai terlihat pada Senin (18/11/2019).

Banu menerangkan di hari tersebut pada calon pelamar ada yang harus menunggu pelayanan sampai pukul 22.00 WIB untuk bisa mendapatkan surat tersebut.

Dia menjelaskan, untuk antean di RSUP dr Sardjito sendiri sudah dimulai dari pukul 05.00 WIB.

"Sebelumnya memang masih landai. Tapi di hari Senin mulai membeludak. Lalu pada sorenya kami langsung rapat, bagaimana caranya agar para calon pelamar bisa terlayani dengan baik," terangnya saat ditemui pada Selasa (19/11/2019).

CPNS Bantul 2019 : Ratusan Orang Sudah Resmi Mendaftar hingga Selasa Sore

Banu mejelaskan, untuk antrean tes kesehatan jasmani sendiri pihaknya menyediakan 200-an kuota tiap hari.

Sedangkan untuk tes kesehatan rohani, ada sebanyak 150 kuota perhari dengan 6 dokter jiwa yang diterjunkan.

Sedangkan untuk tes narkoba sendiri, kuotanya jauh lebih banyak, bisa sampai 500 dalam sehari.

"Tahap tesnya nanti kan pertama tes jasmani secara klinis, belum secara mendetail. Setelah itu baru besoknya tes sehat rohani, ini paramater yang diukur banyak, mulai dari mengisi 500 soal dalam satu jam, mengukur bagaimana dia bertindak, bercakap dan sebagainya. Setelah ini lolos, baru bisa tes bebas narkoba dengan di cek di laboratorium," ungkapnya.

Banu menerangkan, di hari biasanya untuk tes kesehatan rohani biasanya rata-rata hanya ada sekitar 30 pasien.

7 Rekomendasi Minuman Bubble Tea Kekinian di Jogja

Namun, dengan adanya tes CPNS ini, pihaknya harus mempersiapkan tambahan mulai dari tempat, dokter, blanko untuk tes dan sebagainya.

"Setiap tahun ada kecenderungan seperti ini. Tapi sebelumnya memang masih landai, jadi pada Senin itu antean tidak terduga. Akhirnya kita putuskan untuk menambah kuota, terutama bagi tes kesehatan rohani," katanya.

Banu menerangkan, pihaknya ingin melayani masyarakat seoptimal mungkin, dia berhasil semua dapat terlayani dengan baik

"Kami upayakan semua dapat terlayani walau dengan sedikit bersabar karena membeludaknya peserta yang minta dilayani," terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved