Jawa

794 Calon Perebutkan Kursi Kepala Desa di 297 Desa di Magelang

Sebanyak 794 calon yang akan memperebutkan kursi kepala desa di 297 desa yang ada di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

794 Calon Perebutkan Kursi Kepala Desa di 297 Desa di Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Seorang warga melintas di depan baliho calon kepala desa Pilkades di Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (19/11/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Magelang akan diselenggarakan pada tanggal 24 November 2019 mendatang.

Ada 794 calon yang akan memperebutkan kursi kepala desa di 297 desa yang ada di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Kasi Pemerintahan Desa Bidang Pemerintahan dan Kelembagaan Desa Dispermades Kabupaten Magelang, Zaenal Arifin, mengatakan, pendaftar pilkades sendiri sebelumnya sebanyak 819 orang.

Seleksi dilakukan dan hanya 794 orang saja yang ditetapkan menjadi calon kepala desa.

Bupati Klaten Lantik 77 Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak

"Ada 294 desa tersebar di 21 kecamatan akan menyelenggarakan pilkades serentak. Awalnya pendaftar bakal calon (balon) kades 819 orang, setelah diseleksi ada 794 orang ditetapkan sebagai calon kades," ujarnya.

Penetapan bakal calon dilakukan pada 3 Oktober 2019 lalu.

Penetapan calon sendiri sudah dilakukan pada 17 Oktober 2019 lalu.

Saat ini tahap sosialisasi tata cara pemungutan suara dan pengenalan calon kepala desa sedang dilaksanakan dari 28 Oktober sampai 21 November 2019 mendatang.

Tahap kampanye sendiri akan dilakukan dua hari jelang pemilihan pada 22 November 2019 mendatang.

7 Rekomendasi Minuman Bubble Tea Kekinian di Jogja

Masa tenang selama satu hari pada 23 November 2019.

Pemilihan kepala desa sendiri pada 24 November 2019.

Zaenal mengatakan, dari 794 calon kepala desa, terdapat 33 pasutri yang ikut dalam pilkades.

Mereka ikut dalam pemiliha kepala desa di Desa Ngargoretno Salaman, Girirejo Tegalrejo, Donorojo Tegalrejo, Senden Mungkid, Tonoboyo Bandongan, Umbulsari Windusari dan Kemiren Srumbung.

Sementara di Desa Sukasari Bandongan yang maju adalah bapak dan anak. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved