Gatot Barnowo Eks Pelatih PSCS Cilacap Resmi Melatih Tim Sepak Bola Putri Pra PON DIY
Srikandi sepak bola putri DIY bersaing berebut satu tiket ke PON Papua 2020 dengan Jawa Barat dan Kalimantan Barat.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Eks pelatih PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, resmi didapuk menangani tim sepak bola putri Pra PON DIY, yang akan berlaga di Grup 3 Pra PON cabor sepakbola putri di Stadion Sultan Agung, Bantul, 13-17 Desember mendatang.
Srikandi sepak bola putri DIY bersaing berebut satu tiket ke PON Papua 2020 dengan Jawa Barat dan Kalimantan Barat.
Manajer tim sepak bola putri Pra PON DIY, Saptu Hari, mengatakan dipilihnya Gatot Barnowo berdasarkan hasil koordinasi di internal Asprov PSSI DIY.
• Persiapan Kualifikasi PON 2020, Tim Futsal Pra PON DIY Uji Tanding Lawan Dua Tim Profesional
• Gabung Grup Berat, Tim Sepakbola Pra PON DIY Tak Gentar
Nantinya, Gatot akan didampingi asisten pelatih Persiba Bantul, Sudarmaji, lalu Yuyud Pujiarto, dan Wanto sebagai pelatih kiper.
"Gambaran pelatih sudah jadi, untuk posisi pelatih dipercayakan kepada Coach Gatot Barnowo bersama dengan Sudarmaji, Mas Yuyud asisten pelatih, dan pelatih kiper Pak Warto dari Gunungkidul," ujar Saptu Hari.
• DIY Resmi Ditunjuk Sebagai Tuan Rumah Pra PON Sepakbola Putri
Gatot Barnowo yang musim ini memegang klub Liga 3 Jateng, Persipa Pati, selanjutnya akan segera mengerucutkan nama-nama yang masuk dalam skuad.
Sebab, sejauh ini sudah dikantongi 50 nama, hasil penjaringan Porda DIY 2019.
Namun, tidak semua nama bisa masuk dalam skuad tim Pra PON DIY sebab sebagian di antaranya masuk dalam skuad tim PSS Sleman putri.
Selain itu, ada pula yang masuk dalam skuad tim nasional yang akan berlaga di SEA Games 2019 di Manila, Filipina.
"Untuk pertama ini akan kita undang dari seleksi yang sudah dicari di Pra PON yang tidak terjaring di Liga 1 PSS, dari 50 itu hampir separuh gabung di PSS dan ada juga yang di timnas," tambahnya.
Proses latihan tim putri sepakbola Pra PON DIY secepatnya akan dilakukan.
Sebab, total mereka hanya memiliki waktu yang tidak banyak untuk berlatih, yakni 10 hari. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gatot-barnowo_0102_20180201_123205.jpg)